Dari Pekerja Menjadi Wiraswasta *Part 1

Selalu bersyukur atas apa yang terjadi dalam hidup sehingga Allah memberikan saya sesuatu yang semakin baik setiap waktunya. Menjadi seorang karyawan swasta dari mulai lulus SMA hingga 2 tahun setelahnya. Beberapa pekerjaan sudah pernah saya jalani dari mulai buruh pabrik, SPG, Kasir, operator booth, sekretaris sudah pernah saya jalani. Berbagai lingkungan kerja membuat saya semakin tahu bahwa banyak sekali yang harus dipelajari dalam hidup, karena pelajaran hidup malah tidak kita dapatkan dijenjang pendidikan formal.

Ada masa dimana saya diharuskan untuk berhenti bekerja karena suatu hal. Perasaan takut menghantui saya, bagaimana hidup besok lusa dan seterusnya kalau saya tidak bekerja. Tapi bukan Tuhan caranya jika tak memberikan jalan kepada umatnya. Lewat seorang pria yang juga kekasih saya pada saat itu, saya mencoba menjadi seorang wiraswasta dan itu tentu saja bukan hal yang mudah. Karena saya tidak pernah terjun dibidang tersebut.

Banyak waktu luang yang tidak produktif mengharuskan saya berpikir keras apa yang bisa saya lakukan dengan kondisi saya yang sekarang. Melihat sepatu kanvas putih dan kaos putih polos yang sudah lumayan lama saya mencoba melukis :D saya pikir biarlah kalau gagal kan punya sendiri ini hehehe …

Dan saya menggambar angry birds hahaha… Karena menurut saya itu gambar paling gampang sedunia orang cuma buletan-buletan doang hihihi … Saya coba posting di facebook dan twitter juga tokobagus dan tidak lama kemudian beberapa mulai menghubungi dan memesan. Rasanya bahagiaaaaa sekali qiqiiqiqiiqiqii

Biar ga bosen liat dulu yah beberapa yang pernah saya buat :D

Memulainya bukan hal yang mudah. Saya tidak memiliki basic menggambar di media kertas sekalipun. Beberapa kaos yang gagal tidak mematahkan niat saya untuk terus menekuni bidang ini. Orang kemudian mengenal saya sebagai seorang pelukis, pengusaha sepatu dan kaos lukis. Pernah hingga mengerjakan puluhan sepatu lukis yang dipesan oleh sebuah pabrik. Bahagia, ternyata saya bisa menjadi seorang wiraswasta. Perpindahan dan perubahan memang tidak mudah, tapi bukan manusia namanya jika tidak mampu mengakalinya bukan.

Saya tidak memiliki bakat sama sekali. Satu-satunya yang saya punya adalah kemauan. 90% kemauan dan 10% bakat menggambar saya yang amburadul ternyata bisa menjadikan saya seorang yang lain. Yang ketika bertemu mereka bilang ” Puas ini bagus gambarnya ” bahagia nya dengar itu. Kepada pria yang memberikan saya keyakinan bahwa saya bisa, ia yang percaya saya bisa melewati perubahan tersebut dengan gembira tanpa paksaan, terima kasih ya :)

5 thoughts on “Dari Pekerja Menjadi Wiraswasta *Part 1

    • Semoga sista ayo semangat dan jangan lupa di sharing ya cerita nya..
      Ga ada yang ga mampu kita lakukan selama kita mau berusaha dan niatnya baik hehehe.. Semangat !
      Terima kasih ya sudah mampir

    • Terima kasih ya sudah mampir ke blog saya.
      Berbagi aja mudah-mudahan jadi inspirasi juga untuk yang baca yang mau mulai mandiri hehe..
      Salam kenal juga ya :)

  1. ya sist semoga..
    kagum sama setiap inspirasinya,,

    kita dari daerah yang sama sist, smga Allah memberi kesempatan saya bsa di beri inspirasi secara langsung oleh sist,,hhee
    :D

    sepertinya saya akan bangga bsa mnjadi sist.. hhee :D
    salam smangat.. :D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 + = ten

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>