#FertilityClass Melinda Hospital – Kenali Penyebab dan Solusi Infertilitas

infertilitas, fertilitas, solusi ingin punya anak
Semua akan indah pada waktunya
Tidak ada satupun hal yang terjadi atas seizin Nya, apapun itu. Bahkan daun yang jatuh dari pohon sekalipun.
Bertemu beberapa pasangan untuk ikut fertility class di Morula IVF Melinda Bandung di RS Melinda 2 lantai 6 Bandung, ikutan ini dengan berbagai tujuan. Satu nambah ilmu keduanya, teman saya meminta saya untuk hadir dan menanyakan beberapa hal untuknya.
Kenalan Dengan Fertilitas 
Fertilitas atau kesuburan pada organ reproduksi. Katanya zaman sekarang masalah fertilitas ini sudah jadi rahasia umum, d luar sana beberapa pasangan sulit memiliki keturunan dan melakukan banyak usaha. Karena ga dipungkiri kehadiran anak menyempurnakan cinta, kebahagiaan dan keluarga, walaupun tak sedikit pula yang tetap bahagia hingga tua walau tidak memiliki keturunan. Itu semua kembali kepada individunya pastinya, perasaan cukup tak cukup memang masalah personal kita. Tapi kembali lagi, yang saya rasakan adalah anak bisa jadi obat dan pelengkap.

Sayangnya memang tidak semua pasangan bisa memiliki keturunan dengan mudah, bukan karena Tuhan tak sayang justru karena selalu ada rencana indah didalamnya, tapi manusia wajib berusaha ya. Apalagi pasangan yang emang komitmen berusaha bersama untuk bisa segera memiliki anak, 2 kali saya ikut fertility class ini. Ini lebih kaya sessi sharing private di Melinda hospital, dibatasi hanya 4 pasang setiap 2 minggu.

infertilitas, melinda hospital
Fertility class bersama Dr. Tita – Melinda Hospital

Sessinya dimulai dengan materi dari obgyn yang menjelaskan secara menyeluruh tentang fertilitas. Sekitar 1-2 jam setiap pertemuan, kita juga bisa menanyakan secara langsung tentang kendala, case by case tentunya karena setiap pasangan punya riwayat dan masalah yang berbeda. Pas kemarin saya ikutan, ada Dr. Tita yang menjelaskan tentang infertilitas pada pasangan.

Seseorang dikatakan mengalami ketidaksuburan atau infertilitas jika :
kegagalan konsepsi setelah 1 tahun hubungan teratur tanpa kontrasepsi dan adanya insiden 15% dari pasangan reproduksi.
Lalu setelah memang dirasa demikian, di evaluasi dulu penyebabnya. Dan setidaknya ada 4 tahapan yang harus dilalui.
1. Riwayat klinis
2. Pemeriksaan fisik
3. Pemeriksaan infertilitas rutin ( AS, USG, HSG )
4. Pemeriksaan infertilitas tambahan ( laparoskopi, histeroskopi )
Solusi Infertilitas
infertilitas, fertilitas, solusi ingin punya anak
Ga usah khawatir jika kemudian ditemukan masalah infertilitas pada kita dan pasangan, zaman sudah sedemikian canggih hingga hampir semua masalah kesehatan bisa diatasi. Yups, termasuk juga mengenai memiliki keturunan, bahkan di fertility class ini, Rumah Sakit Melinda ini berhasil mengatasi masalah keturunan bagi pasangan yang laki-lakinya mengalami azoosperm ( sperma nol ) dengan dilakukan pembedahan oleh dokter ahli urologi untuk pengambilan sperma di testis dan melalui proses bayi tabung, akhirnya  pasangan tersebut berhasil memiliki keturunan.
Dr. Tita juga menjelaskan jika program hamil tidak membuahkan hasil, bisa naik ke program inseminasi. Inseminasi ini adalah dengan cara menyemprotkan sperma yang sudah dicuci dan dipilih sebelumnya ke dalam rahim, proses ini setengah alami karena pembuahan tetap terjadi di tuba ( rahim )
Ikut kelas ini seru, inget pas masih SMA dulu berasa tabu mendengar hal kaya gini, tapi pas udah dewasa jadi biasa aja ya karena obrolan kaya gini sering saya dengar dan terlibat didalamnya bareng teman-teman yang lain, bukan ngobrolin porno ya kade, ngobrolin solusi bagi temen yang masih berusaha punya keturunan 😀
Kalau inseminasi gagal 3x ga ada jalan lain selain bayi tabung. Prosesnya emang lebih panjang, karena pembuahan dilakukan di luar tubuh. Jadi sel telur dan sperma diambil, dipilih yang bagus-bagusnya. Trus dipertemukan untuk dibuahi sebanyak mungkin, nanti dipilih setelah jadi embrio. Dari embrio ini aja udah bisa ketahuan kriterianya ada yang good ada yang excelent *keren ya
Nanti setelah itu di masukan ke rahim lagi,  1 atau 2 embrio ( kalau mau kembar ) sisa embrio yang lain dibekukan dan bisa dimasukan lagi 2 tahun kemudian misalnya, saat sudah ingin punya anak lagi. *canggih ga sih, dengernya saya agak merinding.
Selanjutnya sih menjalani kehamilan seperti biasa, dan faktor penentu keberhasilannya juga banyak, yang paling mendasar adalah usia. Jadi kalau misal tau ada masalah infertil sejak dini dan tau cara mengatasinya, bisa langsung mikirin penanganan apa yang tepat ya.
Yap, namanya hidup dan berumah tangga pasti ada aja masalahnya. Yang penting sabar dihadapi bersama dengan tegar dan tentu saja selalu melibatkan Allah, toh masalah apapun akan terlewati. Dan memiliki keturunan mungkin hanya satu dari banyak hal berumah tangga.
Semoga tulisan saya yang satu ini bisa membantu temen-teman yang mampir ke blog tercerahkan ya, kalau masih bingung saya sih saranin ikut fertility class nya Melinda Hospital Bandung di Jl. Dr. Cipto no 1 Padjadjaran
Lokasinya deket banget sama Istana Plaza, abis ikut fertility class, trus refreshing ke mall ehehehe. Fertility class ini recomended soalnya kita bisa tanya langsung dan sessinya dilakukan secara private jadi lebih intim ke nanya ke dokter, dan enaknya lagi it’s free !
Tetep semangat ya, yang lagi hamil, yang sedang ngasuh anak, yang sedang program, dan yang sedang cari jodoh *eh
Salam hangat,
yasinyasintha.com

One thought on “#FertilityClass Melinda Hospital – Kenali Penyebab dan Solusi Infertilitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *