Jadi Ibu Rumah Tangga yang Berdaya, Berkat IndiHome Bisa Berkonten Ria

blogger bandung yang membuat konten dan certified digital marketing

Yasinyasintha.com – Jika Finding Dory punya quote “Just keep swimming” saya juga punya, “just keep writing, just keep posting”, karena setidaknya itulah yang saya lakukan lebih dari 8 tahun terakhir. Menulis dan mempublishnya ke internet. Lalu siapa sangka, dunia digital yang penuh kejutan itu benar-benar memberikan buah manis, kesempatan menjadi ibu rumah tangga yang lebih berdaya.

5 tahun menjadi konten kreator untuk rumah sakit
Sampe juga perjalanan saya di sini, sebagai konten kreator dan digital marketing dan buka kantor

Internet bikin merem jadi melek, peluang berkarir dan berkarya terbuka lebar. Sembari mengurus anak, siapa sangka dari ngonten di sela – sela waktu bisa jadi ladang cuan. Perjalanan bisnis atau karir di dunia digital itu unik, ada yang perlu menempuh waktu lama. Namun ada juga yang sekejap mata, yang penting mulai aja dulu kalau kata Tokopedia. Mulai langkah pertama dulu, menakutkan tapi mari coba lakukan.

Dan sekarang, setelah hampir 8 tahun terjun di dunia digital. Saya resmi punya kantor, meski masih di rumah dan tim yang belum banyak, berkat internet kegiatan ngonten ini jadi bisnis juga.

Pintu - Pintu Kesempatan dari Berkonten Ria

hasil branding online

Dunia konten digital ini sudah berkembang dan melesat begitu jauh. Berbagai platform lahir, baik yang sifatnya global maupun lokal buatan anak negeri. Sebagai contoh, kamu yang suka nulis cerita, bisa memanfaatkan platform buku/novel online untuk membagikan cerita, yang suka bikin video bisa upload karya di Youtube atau Tiktok bahkan Instagram, yang suka foto dan design, bisa upload juga dong pasti di Instagram. Dan kamu yang suka nulis cerita harian, ulasan, atau berbagi pengalaman bisa jadi blogger (just like me), surprisingly ini semua berpotensi cuan. Dengan modal utama yang sama, internet. 

Dari nulis blog dan berkonten ria di platform Instagram dan Facebook. Saya menemukan diri saya melangkah jauh membuka pintu-pintu yang bahkan tadinya tak berani saya bayangkan, konten yang dilakukan secara konsisten berubah menjadi branding dan membuat saya menemukan dan ditemukan.

Branding dan internet itu serupa pintu doraemon, ajaib sekali.

Mengutip William Tanuwijaya, Pendiri Tokopedia dalam Podcast Close The Door Bersama Deddy Corbuzier yang mengatakan bahwa di generasi sekarang ini semua orang punya kesempatan yang sama. Jika sebelumnya kesempatan itu milik orang – orang tertentu yang punya modal besar. Maka di masa kini, bermodal smartphone, punya potensi berhasil juga. 

Saya nonton sampai habis, dan berkali-kali dan selalu bikin semangat lagi.

Let me tell the story, dua – tiga kali saya cerita dan sharing mengenai fotografi dengan smartphone lewat konten. Saya bagikan tips dan triknya, dan dalam beberapa hari viral banyak dibagikan. Saya tuliskan di blog, dan dalam beberapa bulan saja jadi kendaraan mengantarkan saya menjadi narasumber untuk pelatihan foto produk dengan smartphone, membersamai para UMKM khususnya di Kota dan Kabupaten Bandung. 

Mulai dari komunitas, Lembaga, marketplace, hingga pemerintahan. Pintu – pintu kesempatan itu lahir dari konsisten berkonten yang menjadi branding. Modalnya? Sama kok, tekad kuat dan internet cepat. Tak hanya seputar fotografi, saya kemudian memantapkan diri mengikuti ujian sertifikasi digital marketing demi mendukung karir dan bisnis, wah saya pribadi kadang ga nyangka bisa berjalan sejauh ini.

Tips Mulai Berkonten Ria dan Branding Online

  • Tentukan platform yang kamu banget, platform ngonten itu banyak banget. Dan untuk permulaan sebaiknya kamu mulai dengan  1-2 platform dulu. Ini juga sekaligus menentukan format konten apa yang akan kamu buat. 
  • Tentukan niche, biasanya saat hendak memulai bikin konten suka bingung “aku cocoknya konten apa” dan jawabannya ga jauh – jauh sebenarnya. Mulai dari apa yang kamu suka saja, atau yang paling kamu kuasai, dengan begitu akan mudah memulai.
  • Siapkan peralatan, untuk pemula (bahkan yang sudah pro) menggunakan smartphone sebetulnya menjadi pilihan, karena praktis. Kamu tinggal siapkan peralatan tambahan (jika perlu) seperti lampu atau accesoris
  • Siapkan aplikasi pendukung, jurus ngonten tercanggih di smartphone bisa menggunakan Canva untuk urusan design/gambar, sedangkan editing video kamu bisa pakai yang paling nyaman dan mudah buat kamu, misalnya Capcut, VN, Inshoot, Kinemaster atau aplikasi editing lainnya. 
  • Siapkan konten kalender, luangkan waktu membuat konten. Ini poin penting sih, karena percuma kalau punya list ide yang sudah disusun tapi ga dieksekusi. Apalagi bagi ibu rumah tangga seperti saya, penting punya stok konten sehingga nantinya tinggal post sesuai jadwal.
  • Keep the fire burning, alias konsisten. Branding di social media tentu adalah jalan panjang. Maka penting menjaga konsistensi sambal tetap belajar dan juga update dengan trend atau style terbaru.

Setidaknya itu yang saya lakukan bertahun-tahun, tetap menulis, terus menulis. Bikin konten and put the heart on it, mulai dari bikin konten tutorial atau membagikan tips dan trik yang mudah dilakukan atau mungkin hanya sekedar cerita saja. Tetap belajar dan find the tribes, karena dengan hadirnya Internet selain karir dan kesempatan ladang cuan yang meluas, kita juga punya kesempatan memperluas pertemanan.

Koneksi Gacor, Cuan Ngocor

setting studio podcast rumah sakit
ke Sukabumi untuk setting studio konten Podcast di Hermina Sukabumi

Dan tidak terasa 5 tahun sudah saya running bisnis di dunia berkonten ria. Kini ada ruangan di rumah yang alih fungsi jadi kantor, bertambah mejanya, bertambah orangnya dan bertambah perangkatnya. Nyatanya, sudah 5 tahun lebih saya jadi vendor pembuatan konten untuk rumah sakit swasta dan Yayasan Non Profit yang concern pada bidang kesehatan khususnya kanker.

Semuanya bermula dari dunia maya, berkat branding online yang saya lakukan sejak bertahun-tahun sebelumnya. Saya pribadi, fokus branding di Instagram dan lewat blog.  

bisnis online internet
Salah satu surat cinta yang saya dapat beberapa hari yang lalu

Dan ini adalah salah satu bukti, berkat berkonten ria. DM saya sering dapat pesan cinta ajakan kerjasama. Di tahun lalu contohnya, saya terpilih menjadi Duta Pariwisata Jawa Barat berkat berkonten. Materi konten yang saya ambil, saya kemas menjadi satu konten dan diposting hingga menemukan takdirnya sendiri. Pun mesti di rumah, selama koneksi gacor saya punya keyakinan si cuan bakal ngocor.