Yasinyasintha.com – Apa yang terlintas saat mendengar gagasan tentang kota bersinar dari sampah? Kamu langsung menganggap ini tak mungkin dan melupakannya? Maka artikel ini adalah untuk kamu. Yuk baca sampai habis, karena yang saya tuliskan merupakan gerakan yang tercetus dari ide tadi dan ini sudah berjalan.
Sebelumnya, saya sudah menuliskan tentang mewujudkan ekonomi sirkular dari sampah, mampir baca juga tulisannya ya.
Bank Sampah Induk Bersinar Bukan Pengepul

Banyak yang mengira bank sampah sama saja dengan pengepul barang bekas atau seperti gudang rongsok. Ini beda ya! Bank Sampah Induk Bersinar berjalan dengan cara yang jauh lebih terstruktur. Ini bukan sekadar tempat jual-beli sampah, melainkan sebuah gerakan dari hulu ke hilir.

Bank Sampah Induk Bersinar aktif melakukan edukasi terkait pengelolaan sampah bahkan mengunjungi sekolah untuk memberi wawasan mengenai sampah sejak dini kepada kelompok usia muda. Karena sejatinya urusan sampah bukan hanya urusan orang tua saja. Nah edukasi ini dilakukan secara berkala dan terprogram.
Sampah Sebagai Sumber Daya Yang Dapat Dikelola

Sepertinya banyak dari kita sudah cukup familiar dengan pemilahan sampah. Sesuai kategorinya : organik (dapat membusuk), anorganik (bernilai ekonomi seperti plastik, kertas, logam). Prinsip reduce 3R alias reduce, reuse, recycle sudah merupakan langkah awal yang baik yang jika sudah dilakukan dan melibatkan Bank Sampah Induk Bersinar dalam pengelolaannya, sampah yang nantinya diangkut ke TPA, jumlahnya akan jauh berkurang.
See, dari sini saja kita bisa membayangkan bukan? Jumlah sampah yang diangkut ke TPA berkurang, sampah yang dikelola dengan baik dan memiliki nilai tukar bernilai rupiah.
Layanan Bank Sampah Induk Bersinar Mewujudkan Kota Bintang Lima

“Dari Sampah Menjadi Berkah. Dari Komunitas Menjadi Gerakan” merupakan tagline dari Bank Sampah Induk Bersinar yang kini telah memiliki 5000 lebih nasabah yang aktif berkontribusi dalam gerakan ini. Telah bergabungnya lebih dari 500 Bank Sampah Unit di 8 wilayah kabupaten/kota membuat mimpi besar itu kian dekat.
Banyaknya nasabah Bank Sampah Induk Bersinar ini tidak lepas dari hadirnya layanan yang memudahkan pengelolaan sampah ini. Penjemputan sampah merupakan salah satu layanan yang menjadi jawaban dari pertanyaan “kalau sudah terkumpul lalu dikemanain sampahnya?”.
Bank Sampah Induk Bersinar punya jawaban atas pertanyaan tersebut.
Household Waste Management (HWM)
Penjemputan sampah dari rumah atau Household Management (HWM) yang merupakan layanan bagi individu/rumah tangga yang ingin sampahnya dikelola dengan lebih mudah tanpa harus datang ke bank sampah.
Untuk menggunakan layanan ini, kita cukup membayar biaya pick uap yakni sebesar Rp. 35.000 saja. Untuk info lebih lanjut, kamu bisa menghubungi admin Bank Sampah Induk Bersinar dengan kontak 0851 8686 1856.
Responsible Waste Management (RWM)
Layanan yang satu ini adalah jawaban untuk pengelolaan sampah untuk institut dan dunia usaha. Mulai dari perkantoran, lembaga keuangan, hingga sekolah. Mulai Rp150.000/pickup, lengkap dengan laporan neraca sampah bulanan untuk kebutuhan CSR atau ESG.
Pengelolaan sampah yang baik tentu menjadi kebanggaan dan nilai tambah tersendiri bagi perusahaan. Kepedulian terhadap kebersihan sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersinar itu sendiri.
Residence Waste Management
Pada komunitas atau lingkungan yang lebih besar, Bank Sampah Induk Bersinar hadir dengan layanan Residence Waste Management yang bergerak dalam pengelolaan sampah perumahan. Mulai dari Rp. 90.000 per rumah per bulan, seluruh rumah yang menjadi bagian dari program dapat merasakan manfaat layanan diantaranya :
- Pengambilan sampah
- Pengangkutan
- Pengelolaan sampah anorganik, organik dan sampah residu.
- Pengembangan program lingkungan
Layanan Pembentukan Bank Sampah Unit
Dengan minimal 20 nasabah saja, kamu bisa mengambil peran lebih besar dalam tata kelola sampah. Dengan menjadi BSU, ada beberapa benefit yang bisa didapat seperti : Free pickup, akses pengelolaan material, pendampingan, informasi jenis dan harga, dan menjadi bagian dari jaringan Bank Sampah Induk Bersinar.
Tenang, tidak ada target bulanan wajib dalam penyetoran tiap bulannya. Yang diharapkan adalah BSU tetap aktif melakukan penyetoran secara rutin, dengan begitu bisa termonitor aktivitas pengelolaan sampah sekaligus tingkat kesadaran nasabah yang bergabung pada BSU terdaftar.
Layanan Menjadi Nasabah Bank Sampah Induk Bersinar

Layanan satu ini terbuka untuk individu, rumah tangga maupun masyarakat umum. Bedanya, kamu datang langsung ke Bank Sampah Induk Bersinar untuk menyetorkan sampah anorganik yang sudah dipilah.
Kamu ga akan pulang dengan tangan kosong, jangan salah! Bank Sampah Induk Bersinar akan mengidentifikasi jenisnya setelah penimbangan dan pemeriksaan, dan setelahnya nasabah bisa mendapatkan nilai/cashback.
Jenis sampah yang diterima diantaranya : PET, PP Cup, HDPE, kertas, karton, logam dan material.
Ubah Sampah Jadi Berkah, Sampah Bisa Bernilai Rupiah

Kenalin, Warung Bersinar. Tempat nasabah bisa mengubah sampah menjadi berkah, sampah – sampah yang dipilah bisa bernilai rupiah dan dibelanjakan di warung bersinar untuk kebutuhan pangan, membeli kebutuhan rumah tangga, bahkan bisa untuk membayar biaya sekolah.
Sesuatu yang tadinya dianggap tidak berguna, dan dipandang sebelah mata, di tangan yang tepat ternyata bisa ikut menopang dapur dan pendidikan sebuah keluarga.
Menuju Kota Bintang Lima dari Sampah

Di balik semua sistem dan skema tarif itu, ada satu visi besar yang jadi alasan Bank Sampah Induk Bersinar terus bergerak: mewujudkan kota bintang lima dari sampah. Targetnya bukan cuma soal berkurangnya volume sampah ke TPA, tapi soal bagaimana sampah bisa membuat keluarga bersinar, kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah meningkat dan pada akhirnya, kota pun ikut bersinar.
Kedengarannya besar, tapi bukan sesuatu yang mustahil, karena semuanya dimulai dari langkah paling sederhana: memilah sampah di rumah masing-masing dan menjadi mitra dari Bank Sampah Induk Bersinar.
Take Home Message
Bergabung dengan Bank Sampah Bersinar sebenarnya tidak rumit, layanan dari Bank Sampah Induk Bersinar pun telah lengkap dan menjadi jawaban.
Mulai dari diri sendiri yuk, pilah sampah sesuai jenisnya, ajukan penjemputan atau setor langsung, lalu biarkan tim BSB menimbang, mencatat, dan mengelolanya sesuai jenis.
Bagi yang ingin mendaftar sebagai nasabah, membentuk BSU, atau menjajaki kerja sama institusi, informasi lebih lanjut bisa didapat lewat kontak resmi BSB di +62 851-8686-1856 atau akun Instagram @banksampahbersinar.id.
Pada akhirnya, gerakan ini mengajarkan satu hal sederhana: sampah bukan akhir dari sebuah barang, tapi bisa jadi awal dari sesuatu yang jauh lebih berarti untuk dapur keluarga, untuk pendidikan anak, dan untuk kota tempat kita tinggal.

