Yasinyasintha.com – Di dalam ruangan, sebuah video diputar, suasana begitu hening, semuanya memperhatikan. “Project Everest” sebuah judul yang bukan tentang pendakian gunung, melainkan sebuah proyek membuktikan diri ketangguhan sebuah laptop yang dijatuhkan dari ketinggian gunung Everest dan tetap menyala. Yap, this is ASUS Expertbook Ultra! The flaghsip of the industry. Period.
ASUS Media Gathering

Jika laptop bisnis sering identik dengan boring, ASUS tidak. Jika laptop stylish identik dengan ringkih, ASUS tidak. Dan jika laptop canggih identik dengan besar dan berat maka sekali lagi ASUS tidak! Dan ini adalah laptop terbaru, seri tertinggi dari laptop bisnis ASUS. Yang stylish, tangguh, super canggih dan ringan.
ASUS Expertbook Ultra, Laptop Flagship yang Canggih, Tangguh dan Stylish

Saya bersama teman-teman blogger lainnya menghadiri acara media gathering ASUS Bisnis dan menjadi saksi bahwa ada lho laptop dengan Body ultra-ringan yang beratnya tak sampai 1 kg yang begitu dipegang terasa banget bedanya, ringan tapi tidak ringkih. Dan ini ternyata terletak pada materialnya yang terbuat dari Magnesium-Alumunium Alloy yang diproses dengan CNC presisi. Hasilnya, laptop ini beratnya hanya 0.99 kg dengan ketebalan 10,9mm dan ASUS Expertbook Ultra ini 34% lebih ringan dari laptop aluminium standar.
Design, design-nya sendiri mengusung gaya minimalis dengan dua pilihan warna, Jet Fog dan Morn Grey, yang keduanya terasa pas untuk profesional maupun content creator yang sering meeting sekaligus syuting. Jujur, naksir banget sama warna morn frey yang ngasih kesan stylish dan sepertinya akan cocok dibawa WFC, ngasih vibes cantik dan profesional.
Spek, jeroannya ASUS Expertbook Ultra ini juga dibikin makin ngebut. Bayangin aja laptop ini dibekali prosesor Intel Core Ultra terbaru dari keluarga Panther Lake, hingga varian Core Ultra X9 Series 3 dengan NPU sampai 50 TOPS. Artinya, laptop ini bukan cuma cepat untuk kerja harian, tapi juga sudah “AI-ready”, cocok untuk berbagai tugas berbasis AI yang makin sering kita pakai sehari-hari, mulai dari transkrip otomatis sampai efek kreatif di aplikasi foto dan video.
Layar, layarnya juga jadi salah satu bintang di sesi ini. ASUS membekali ExpertBook Ultra dengan panel tandem OLED 14 inci, resolusi tinggi dengan tingkat kecerahan HDR 1400 Nits, kecerahan lebih tinggi 3 kali lipat dengan konsumsi daya 40% lebih hemat. Dilengkapi dengan lapisan Corning Gorilla Matte, yang mengurangi glare sehingga mata tidak mudah lelah.
Baterai, kombinasi ini membuat visual tetap tajam dan warnanya hidup, tapi baterai 70Wh-nya tetap sanggup menemani kerja seharian penuh tanpa drama kehabisan daya di tengah meeting penting. Plus, port yang tersedia di laptop ini terasa lengkap sekali, charging menggunakan tipe C yang memudahkan pengisian baterai bahkan menggunakan power bank.
Garansi, sekali lagi. Brand mana yang bisa ngasih garansi baterai sepanjang garansi laptop, cuma ASUS!
Keyboard Haptic, sebagai blogger kenyamanan saat mengetik adalah yang utama. Dan siapa sangka dengan desain bodi yang sangat ramping, ASUS Expertbook Ultra bisa menghadirkan key travel 1,5mm terbaik di kelasnya yang melampaui standar 1,1mm yang umum ditemukan. Sehingga menghadirkan pengalaman mengetik yang responsif, nyaman serta mengurangi kelelahan tangan saat mengetik dalam jangka waktu lama.
Sesi Comparison: Berani Diadu Langsung

Bagian paling menarik buatku adalah sesi comparison, di mana ExpertBook Ultra dipajang berdampingan dengan beberapa laptop flagship dari brand lain. Tim ASUS dengan percaya diri mengajak para peserta membandingkan langsung dari sisi bobot, ketebalan bodi, kualitas layar, sampai kelengkapan port.
Yang bikin kagum, ExpertBook Ultra tetap unggul di kelengkapan I/O. Banyak laptop ultra-tipis kompetitor yang “mengorbankan” port demi bodi tipis, tapi ExpertBook Ultra tetap menyediakan dua port Thunderbolt 4 Type-C lengkap, masing-masing satu di kiri dan kanan, jadi kita tidak perlu ribet bawa-bawa dongle ke mana-mana.
Untuk seorang blogger dan content creator yang kerjaannya keluar-masuk kabel kamera, mic, dan hard drive eksternal, ini kemewahan kecil yang ternyata berdampak besar.
Uji Durability yang Bikin Peserta Menahan Napas

Nah, ini dia bagian yang paling memacu adrenalin di ruangan: sesi durability test. Perwakilan ASUS mendemonstrasikan berbagai pengujian ketahanan di depan mata para peserta, mulai dari tekanan pada bodi dengan tekanan 100kg, uji engsel yang dibuka-tutup, hingga simulasi keyboard diguyur air, dijatuhkan dan digantungi kettle ball seberat 8kg pada bagian port.
Semua yang ada di ruangan sontak menahan napas setiap kali laptop “diperlakukan kasar” itu, dan sontak bertepuk tangan setiap kali laptop menyala normal begitu dites ulang.
Ketahanan ini bukan isapan jempol belaka. Material bodi magnesium-aluminium yang tadi disebut memang dirancang untuk lolos standar ketahanan setara militer, jadi laptop ini bukan cuma tampil elegan di atas meja kerja, tapi juga tetap diandalkan saat dibawa traveling, kerja lapangan, atau sekadar sering keluar-masuk tas setiap hari.
ASUS AI For Work

Dilengkapi dengan ASUS MYEXPERT yang merupakan AI bawaan ASUS diantaranya : Knowledge Hub, Advance Tools, File Search, Expert Meet.
Pada sesi demo kemarin, bahkan kami sempat mencoba menggunakan AI bawaan ASUS berupa ASUS Expert Meet dan AI keluaran terbaru dari ASUS bernama Zenni Claw, meliputi kemampuan menjalankan tugas multi-tahap secara mandiri lewat ASUS Skills siap pakai, dukungan pemrosesan hibrida (lokal, cloud, dan hibrida) yang fleksibel, pengaturan awal yang mudah tanpa koding, serta sistem keamanan terintegrasi yang ketat. ASUS paham betul, beberapa data bisnis tak bisa diupload sembarangan ke AI.
Adanya AI bawaan dari ASUS menjawab kekhawatiran kebocoran data penting karena penggunaan AI secara terbuka.
ASUS Expertbook Ultra, Laptop Flagship yang Membuktikan Diri

Pulang dari media gathering ini, aku jadi paham kenapa ASUS berani menutup tagline mereka dengan tanda titik, bukan koma. ExpertBook Ultra tidak hanya mengklaim jadi flagship, tapi juga membuktikannya langsung di depan mata lewat perbandingan jujur dan uji ketahanan yang nyata.
Kamu yang sedang mencari laptop kerja sekaligus partner produktivitas jangka panjang, ExpertBook Ultra jelas layak masuk daftar pertimbangan. Aku pribadi pengen banget sih! Dan siapa tahu, laptop ini juga bakal muncul di konten Blogger Naik Panggung ku ya. Doain!
