knitting, craft, rajutan, blogger
story

Membuat Tas Rajutan, How Knitting Make Me Happy

January 24, 2018

Yasinyasintha.com – Beberapa potongan dari masa kecil yang saya cintai adalah dunia craft, membuat sesuatu. Saya rasanya masih ingat bagaimana saya begitu nyaman berlama – lama berada di dekat mesin jahit jadul Mamah, suara mesin jahit kaki itu mungkin jadi satu – satunya musik di rumah kami dahulu. Seringkali saya jatuh tertidur di lantai di balik kursi jahit Mamah, juga nyaman saat kemudian satu demi satu melihat benang dirangkai menjadi tas, topi dan syal. Saya kelas 4 SD saat itu, belajar merajut dari Mamah saya sendiri. Benang pertama saya warnanya hijau tua, hakpen yang saya punya dibuatkan oleh Bapak dari bekas sumpit makan lumpia basah. Semuanya masih terasa seperti kemarin, oh rindunya…

Mudah saja membuat saya bahagia, berikan saya peralatan craft dan waktu. Setelah itu saya akan jadi orang paling menyenangkan sedunia haha *pede banget yah :p
Tapi percaya deh, orang yang bahagia pasti akan bikin sekitarnya bahagia juga, smile is contagious and also happiness are. Begitu pernah saya baca sebuah quote saat berselancar di pinterest.

Membuat Tas Rajutan

knitting, craft, rajutan, blogger

Sudah sejak lama saya berpisah dengan hakpen kesayangan karena lama tak dipakai lalu berkarat dan tak bisa digunakan sementara hasrat merajut saya sudah sangat menggebu minta dipuaskan wkwkwk. Pun mesin jahit yang tak bisa dipakai karena sepatu nya yang hilang, di dalam hati rasanya ingin uring – uringan tapi untung saja saya masih bisa menulis dan melakukan beberapa pekerjaan lain. Tapi saya bertekad, saya harus punya hakpen baru. Lalu bahagia banget karena menemukan surga merajut di Kosambi, toko yang menjual segala jenis dan ukuran hakpen lengkap dengan beragam jenis benang. Tak bisa dibendung, saya langsung memborong. Sampai di rumah saya langsung merajut, sambil menonton TV, sambil menunggu iioo tidur, sambil menunggu iioo pulang sekolah pokoknya disetiap waktu senggang. Saya merajut, menuntaskan hasrat me time. Menuntaskan me time saya yang sesungguhnya.

Baca juga : Resep Sup Fillet Ikan Gurame Asam Pedas 

Inginnya sih bikin scarf atau selimut bayi, atau sepatu bayi. Tapi untuk permulaan dan pemanasan kembali, saya berpikir untuk membuat tas rajut saya. Kebetulan saya butuh tas untuk mukena, dan sekitar semingguan akhirnya tas merah rajutan saya jadi. Senangnya, karena ternyata saya masih bisa merajut, walaupun tidak secepat dahulu. Tapi puas sekali akhirnya bisa kembali menemukan kebahagiaan dalam hal – hal yang sederhana seperti ini.

knitting, craft, rajutan, blogger

knitting, craft, rajutan, blogger

Well, ini tulisan curhatan betapa kebahagiaan bisa datang dari hal – hal yang dianggap receh bagi orang lain ( dibaca : sederhana ) di sela – sela ina inu nya kegiatan sehari – hari pasti menyenangkan bisa menemukan dirimu yang sesungguhnya bukan. Dari helaian benang, dari tenggelamnya dirimu bersama sesuatu yang ada dan hidup sejak kecil dahulu.

Btw, saya beli hakpen seharga Rp. 20.000 ternyata sekarang warnanya ada yang gold gitu lebih bagus deh. Dan benang yang saya gunakan adalah benang katun, yang satunya seharga Rp. 9.000 saja. Dibuat tas 15×25 cm saja ini masih sisa lbeih dari setengahnya. Kalau dihitung modal nominal jadinya murah banget ya, pengorbanan dan ceritanya yang bikin ini terasa bermakna, dan saya masih ada 3 bundel benang lainnya menunggu disentuh dan dijadikan cerita.

Only registered users can comment.

  1. wah aku juga sudah lama banget nih nggak merajut. padahal dulu cita-citanya pengen bikinin baju buat anakku. dulu sempat sampai bikin tas sama rompi sekarang malah nggak kesentuh lagi benang-benangnya

  2. Pas masih ngantor aku diajarin merajut maak, dan keasikan tapi sekarang udah nggak pernah lagi. Benang pun menumpuk 😄
    Klo lagi hamil asik merajut ya hihiii…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *