Kenalan dengan Susu Sapi A2, Lebih Baik dan Lebih Sehat

Yasinyasintha.com ” Gini nih kalau habis minum susu “ keluh papi pada saya sesaat setelah keluar dari kamar mandi karena mulas diare setelah minum susu. Saya tak bisa melakukan apa – apa selain menawarkan untuk istirahat dan minum air putih yang banyak. Iya, beberapa orang se-sensitif itu terhadap susu. Padahal protein susu punya banyak manfaat untuk tubuh.

Mungkin hal ini yang membuat konsumsi susu di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya. Bagi orang seperti saya yang memiliki perut yang “kuat” asik – asik aja minum susu apa aja. Namun nyatanya, banyak orang yang ogah minum susu karena efek setelah meminumnya seperti mual dan diare yang dialami papi, orang yang merasa ga nyaman setelah minum susu ternyata banyak, dan berasal dari berbagai rentang usia juga.

Manfaat Susu Sapi

Susu sapi ini dikenal secara luas sebagai penyedia nutrisi yang lengkap yang terdiri dari protein, lemak dan karbohidrat sebagai sumber energi, mengandung mineral dan vitamin juga.

Susu sapi juga bermanfaat untuk membantu meringankan kerja otak besar, membantu pertumbuhan gigi dan tulang, baik untuk kulit, menjaga tubuh tetap fit dan membantu kerja hormon serotonin sehingga menjadikan kita rileks dan tenang yang berefek pada perasaan bahagia. Dan tentunya ada segambreng manfaat lainnya dari minum susu sapi.

Makanya, disayangkan ya bagi mereka yang merasakan mual, eneg, mulas dan diare saat minum susu. Yang berefek pada mereka akan melewatkan segitu banyak protein yang terkandung pada susu. Tapi bagaimana lagi ya, ga mungkin maksain kalau nantinya malah mengganggu aktivitas.

Pakar gizi, dr. Rizal Alaydrus, MSc. menjelaskan, “Gejala mual, kembung, dan/atau diare setelah mengonsumi susu terjadi karena kandungan protein beta casein A1 dalam susu yang bereaksi dengan protein pencernaan lainnya di dalam tubuh, sehingga memicu gejala yang menyerupai intoleransi terhadap laktosa, seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas berlebih dalam perut dari usus besar), kembung, dan diare yang terjadi setelah mengonsumsi produk susu.”

Susu sapi pada umumnya terdiri dari protein A1 sebanyak 40% dan protein A2 sebanyak 60%. Namun seiring berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik, saat ini semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1.

Nah ini bisa jadi sedikit pencerahan ya, bukan ga bisa minum susu sama sekali tapi lebih kepada menemukan susu yang cocok, yang hanya mengandung protein A2 yang lebih “ramah” pencernaan, nutrisinya lebih mudah diserap pula. Susu dari Sapi A2 ini secara tidak langsung bakal jadi solusi bagi yang sebelumnya enggan minum susu karena menghindari efek sesudahnya.

Susu dari Sapi A2 dengan Hanya Kandungan Protein A2

Perbedaan susu sapi A1 dan A2

Jika sebelumnya merasa normal dengan efek eneg, mual, mulas dan diare  setelah minum susu, maka kamu salah karena hal tersebut tidak normal karena menunjukan bahwa kamu ga bisa mencerna protein A1 yang ada dalam susu.

Untungnya kini susu dengan kandungan protein A2 udah ada. Saya kenalan dengan KIN Fresh Milk yang diproduksi oleh PT ABC Kogen Dairy yang menghadirkan terobosan berupa susu segar dari sapi A2.

Ini tentu saja adalah kabar gembira bagi saya, jadi bisa ngajak papi minum susu tanpa khawatir dengan efeknya. Saya paling tidak minum susu 4-5 kali dalam seminggu, kalau io ( 4y5m ) setiap hari ga pernah lewat minum susu. Nah papi ini ga pernah minum susu, ditawarin pun udah kabur duluan.

KIN Fresh Milk terbuat dari 100% susu segar alami tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi kandungannya, hadir dalam 3 rasa favorit, yaitu Full Cream, Chocolate, dan Coffee. KIN Fresh Milk juga merupakan satu-satunya produk susu yang dikemas dalam botol dengan UV light barrier untuk menjamin kualitas produk tanpa bahan pengawet.

Dan yang penting, karena merupakan susu dari sapi A2 yang hanya mengandung protein A2 ( tanpa protein A1 ) sehingga KIN Fresh Milk lebih mudah dicerna dan nyaman di perut. Ga sabar juga ajak io minum susu KIN Fresh Milk ini, soalnya memang lebih sehat terutama untuk menjaga otot dan sendi. Kemasannya pun yang berupa botol lebih mudah dibawa tanpa khawatir tumpah.

Kalian udah coba KIN Fresh Milk ini belum?
Cobain deh emang rasanya ringan banget, enak. Produknya sudah tersedia di mini market dan supermarket terdekat. Saya juga mau cobain minum secara teratur trus cobain bikin kreasi dari susu KIN Fresh Milk ini. Nanti saya share lagi di blog ya.

Instagram : @kindairy.id
Website : www.kindairy.com

29 thoughts on “Kenalan dengan Susu Sapi A2, Lebih Baik dan Lebih Sehat

  1. Aku udah coba KIN Fresh Milk, Mbak
    Dan sudah beli buat bekal sekolah anak..Belakangan baru tahu kalau ini dari sapi A2 yang hanya mengandung protein A2 ( tanpa protein A1 ) jadi lebih mudah dicerna dan nyaman di perut. Lebih sehat karena menjaga otot dan sendi pulaaa..
    Wah, bisa langganan beli lagi nanti:)

  2. Whuaa aku baru tahu KIN punya produk susu juga? Aku tahunya yogurt. Whuaa asyik banget nih nti coba cari KIN fresh milk ah, soalnya perut aku juga termasuk yg agak sensi minum susu sapi biasa.

    1. Iya akupun, ternyata ada susu nya juga. Senangnyaa, dan cocok ya buat yang “sensi” sama susu sapi biasa

    1. Iyaa mbak, aku juga kuat sama susu sapi biasa. Tapi protein susu sapi A2 ini emang lebih bagus juga, jadi berpindah deh hehe

  3. Saya baru tahu mba shinta ada ya orang nggak kuat ama minum susu samapai mual. Aduh main saya kurang jauh nih. Dulu saya itu tipe orang nggak suk susu karena memang nggak terbiasa minum susu. Tapi berubah jadi suka ketika tahu banyak manfaat dari susu itu

  4. Di Bandung ada ga ya? Coba ah…Saya suka nyimpen yang 200cc untuk sewaktu diperlukan kalau masak atau bekal.
    Baru tahu ada protein A1 dan A2. Makasih sharingnya…

  5. Suamiku persis gini juga nih Mbak Nta. Setiap kali habis minum susu pasti bawaannya pengen ke toilet. Kasian lihatnya. Wah, baru tau nih ada susu sapi A2 ini, udah ada di minimarket kan ya? Bolehlah aku bilang ke suami biar beli juga. Thx infonya Mbak.

  6. “Terbuat dari 100% susu segar alami tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi kandungannya.” Waaah, menarik banget nih. Makasih banyak ya, Mbak, info yang manfaat banget ini bagi saya yang suka susu.

  7. Kalo aku beda mba. Minum susu sih ga pernah masalah. Baru masalah kalo nyium baunya hahahaha.. Apalagi yg putih.. Duuh bisa muntah2.. Zaman masih sekolah, susunya blm sbnyak dan seenak skr. Tersiksa banget dah kalo udh hrs minum susu. Biasanya aku selalu cari kesempatan ngebuang susunya di wastafel, ato aku minta babysitterku yg minum wkwkkwkwk. Ga pernah ketauan ama mama, jd itu bertahan sampe lama. Tp setelah ada susu coklat, baru aku mau minum.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *