Mengatur Keuangan Ala Freelancer

mengatur keuangan freelancer

Yasinyasintha.com – Mengatur keuangan ala influencer agar bisa investasi itu tidak mudah, itu karena kami memiliki income yang tidak pasti setiap bulannya. Maka, perlu sekali bijak dalam pengaturan keuangan, agar bisa balance terutama yang masih memiliki cicilan agar tak sampai kewalahan dan terjadi drama cicilan ga kebayar.

Pasang Surut Keuangan Freelancer

Terima kasih pada teknologi yang dengan kecanggihannya membuat hiruk pikuk dunia freelancer makin hingar bingar, pekerjaan freelancer semakin terbuka bahkan memiliki banyak kesempatan dan banyak peluang. Tak hanya sebagai profesiona, bahkan kini ibu rumah tangga bisa menikmati enaknya jadi freelancer, kerja di rumah di paruh waktunya.

Kini ada banyak sekali pekerjaan freelance yang bisa diambil, situs-situs penyedia info job freelance pun semakin mudah diakses. Berbeda dengan 5-6 tahun lalu saat mendapat pekerjaan freelance mengandalkan koneksi saja, ini pernah saya alami ketika mencari fotografer freelance untuk usaha fotografi wedding yang saya dan suami jalankan, mengandalkan koneksi untuk menjadi fotografer freelance, paling mentok ya menggunakan sosial media.

Enaknya jadi freelancer tentu saja dari sisi fleksiblitas jam kerja, kita bisa mengatur waktu. Hidup terasa balance antara bekerja, bersantai dan bersenang-senang, hehe. Jika sedang butuh income lebih, maka freelancer bisa berusaha ekstra dengan mengambil job-job lain untuk mengisi pundi-pundi. Jika sedang ingin selow, maka bisa membatasi ambil pekerjaan. Sultan banget bagian ini tuh, haha.

Sisi ga enaknya, kalau job sedang sepi maka bisa dipastikan kebontang – banting cari income. Namanya pekerjaan yang tidak pasti maka tentu saja keuangannya pun menjadi tidak pasti. Ini dilemanya menjadi freelancer. Serupa kehidupan, pasang surut pasti ada. Di dunia freelance ini, pasang surut keuangan begitu nyata, itu sebabnya kamu yang memiliki profesi sebagai freelancer harus cerdas mengelola keuangan.

Mengelola Keuangan untuk Freelancer

 

Di jaman yang serba tak pasti ini, mengelola keuangan harus dilakukan oleh semua orang. Nah menurut saya, freelance ini harus lebih cerdas lagi mengelola keuangan. Dan menerapkan etos kerja yang baik, meskipun statusnya freelance tapi cobalah memiliki jam kerja yang baik. Bukan tidak mungkin, income yang didapat bisa melebihi mereka yang memiliki gaji bulanan.

Sebagai contoh, freelance fotografer di Bandung yang dibayar 500 ribu untuk 1 hari, jika bekerja sabtu minggu saja. Maka sudah pasti mengantongi 1 juta per minggu, dikali empat jika satu bulan. Maka income yang didapat bisa 4 juta sebulan, bayangkan jika mengambil di hari biasa sebagai editor foto juga di setiap harinya, kesejahteraannya sudah di atas rata-rata seharusnya ya.

Tapi gimana nih pengelolaan keuangannya biar bisa mempertahankan kesejahteraan hidup, bisa menabung dan investasi juga? Berikut tipsnya ya.

Baca juga : Menabung Emas Sebagai Investasi Cerdas 

Tips Mengatur Keuangan untuk Freelancer

mengatur keuangan freelancer

  • Tetap memiliki anggaran, walaupun kerjanya paruh waktu tapi kebutuhan tetap ada sepanjang waktu. Itu sebabnya, freelancer tetap harus memiliki anggaran bulanan. Anggaran pasti tentu ada, seperti biaya tagihan listrik, pulsa, internet, cicilan bulanan dan biaya makan. Karena dengan begitu, jadi tau berapa angka pasti income yang dibutuhkan untuk survive tiap bulan.
  • Mencatat keuangan, agak sulit tapi ini harus dilakukan. Dengan begitu, kita akan tau persis kemana saja uang keluar dan jumlah uang masuk. Jangan sesekali mengandalkan daya ingat untuk memperkirakan biaya bulanan.
  • Membuat pos keuangan, beberapa pengeluaran kita ada yang nilainya tetap, maka penting banget membuat pos keuangan. Contohnya cicilan dan biaya bulanan lainnya.
  • Menabung tiap bulan, peribahasa sedikit demi sedikit lama – lama menjadi bukti nyata sekali. Sisihkan uang untuk menabung, besarannya bisa diatur sendiri misalnya 20% dari income, saya sendiri menabung di awal mendapatkan income bukan merupakan sisa.
  • Menyisihkan untuk investasi, walaupun bekerja sebagai freelance bukan berarti abai ya soal investasi. Kemudahan demi kemudahan investasi kini semakin banyak dijumpai dan dengan begitu kita akan semakin bisa mengakses maupun ekslpor investasi sambil belajar. Saya pribadi lebih suka berinvestasi pada reksadana dan emas digital.

Kamu yang berprofesi sebagai freelance jangan merasa kerdil ya, karena freelance bisa banget memiliki masa depan yang sama cerahnya dengan mereka yang pegawai tetap di suatu perusahaan. Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, yakin deh bisa nih jadi freelance yang sejahtera dan bahagia.

Teman-teman punya tips mengelola keuangan juga? Pasti punya nih andalannya, boleh dong ya share di kolom komentar.

yasinta astuti adalah seorang blogger dan fotografer asal bandung yang memiliki blog yasinyasintha.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *