Tentang Kehilanganmu, Nak !

About missing you Ash :'(
About missing you Ash :'(

Menemukanmu dalam hawa dingin di bawah sinar lampu bukanlah hal yang baik untuk dikenang, tapi aku bisa apa. Itulah yang menari-nari dalam pikiran dan pelupuk mataku sekarang. Pemandangan mendapati engkau sudah tak bernyawa. 

Aku rasanya hidup dengan cacat di jiwa sekarang, duniaku runtuh saat ternyata engkau meninggalkan dunia dan kami lebih dulu begitu cepat dan tiba-tiba. Sungguh kata ikhlas hanya mudah diucapkan dan dibaca, tapi untuk melakukannya aku tak tahu butuh berapa lama. Ratusan doa terpanjat untuk engkau buah hati, bahkan saat orang belum mengenal engkau sekalipun, jika engkau lahir sempurna sudah pasti engkau mempesona kami. 
Cinta itu buta benar adanya. Aku bahkan mencintaimu sejak melihat engkau hanya sebesar kacang saja, mendengar detakmu aku sudah meloncat kegirangan. Binar bahagia dari papi, lebih banyak lagi. Dari kakamu El, lebih heboh lagi. 
Kami begitu siap, menyambut engkau. Tapi Tuhan lebih siap menjemput engkau. 
Malam itu, di ruang rumah sakit yang dingin, aku dan papimu berpelukan sambil meraung menangisi kepergian engkau, kami terisak hebat. Mungkin seisi ruangan menjadi bertanya, apa yang membuat orang dewasa mampu menangis bersamaan. 
Jawabannya adalah engkau nak, buah hati kami. 
Semesta akan membantu mami dan papi mengikhlaskanmu, juga membuat kaka El pada akhirnya berhenti menanyakanmu, tapi engkau takan terganti nak. Engkau ada di halaman belakang kami, kami masih bisa melihat nisan dan taburan bunga di sana. Sungguh pilu hati menulis ini.
Katanya, engkau memiliki lapangan main di surga, dengan bidadari dan malaikat sebagai penjaganya. Bahkan engkau katanya lebih mulia dari kami, engkau langsung menuju ke nirwana karena sedikitpun tak pernah melakukan dosa. Orang juga bilang, katanya engkau akan menjemput kami di sana, satu yang ingin ku tanya, mampukah aku menjadi pantas hanya untuk bisa bertemu denganmu nanti. Apa benar kita akan bisa berpegangan tangan bersama sebagai keluarga. Iyaa kamu, mami papi dan kaka El. 
Kembali melihatmu terbungkus kain, engkau yang panjangnya hanya satu setengah jengkal tanganku, tapi percayalah cintaku seluas langit. Cinta ini cukup menghangatkan aku saat aku sepi, 5 bulan mendapatimu dalam perutku membawamu kemanapun aku pergi. Sayang perjalanan ini harus berhenti hari ini. 
Ashalina Naladhipa, perempuan yang manis dan menyenangkan sebagai jantung hati yang menerangi keluarga, kami memberimu nama itu. Kamu adalah terang bagi kami Ash…

Dan nama adalah hal terbaik dan terakhir yang bisa kami berikan untukmu Ash, dalam doa ku engkau akan selalu ada. Selama aku mampu mengangkat tangan, selama itu pula untaian doa untukmu akan menemanimu di sana. Semoga kami cukup baik untuk bertemu denganmu nak, hingga nanti engkau akan menoleh saat kami memanggil namamu. Lalu menuntun kami dan  memperlihatkan taman bermainmu, bidadari dan malaikat pengasuhmu. Di sana tidak ada rasa sakit bagi kita, tidak ada isak hebat diantara kita.
Kami sudah ikhlas atas kepergianmu Ash, karena Allah adalah sebaik-baiknya tempat kembali dan Allah lebih menyayangi engkau. 
Peluk cium, 
Mami – Papi – Elvio 

14 thoughts on “Tentang Kehilanganmu, Nak !

  1. Tetap kuat ya mba sayang?. Pasti ada hikmah besar dibalik setiap kehilangan yang tiba-tiba. Turut bersimpati atas kehilanganmu ini. Semoga kembali semangat ya☺.

  2. Iya. Ikhlas itu berproses dan kami, kesedihan adalah cara Allah mendidik kita makhluk Nya agar tangguh dan tabah. Percayalah kita akan bisa melewatinya meski dalam rentang waktu yang cukup panjang

  3. Allah….Allah….Allah.
    Hanya Allah, Yas….sebaik-baik tempat.

    Inna lillahi wa inna lillahi raji`un.

    Semoga kelak berkumpul di jannahNya.

    Yakin.
    Bahwa Allah tidak pernah salah menaruh ujian.
    Yasintha dan Papi serta iio adalah manusia-manusia pilihan.

    *peluk cium dari kami sekeluarga, Yas…
    Maaf baru baca….dan dalam keharuan, aku merinding baca tulisanmu.
    Seorang Ibu yang penuh kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *