When Life Gives You Lemon, Make Lemonade!

lemonade, blogger, photographer

When Life Gives You Lemon, Make Lemonade !

Pas bulan-bulan kemarin kursus bahasa inggris, hal yang paling saya suka adalah belajar idiom. Semacam peribahasa dalam bahasa inggris, dan udah punya arti sendiri ga bisa di translate / disamakan dengan arti sebenernya. Apalagi pake google translate.

Pencerahan Dari Lemon dan Limun.

Lighting check di studio, saya biasanya mengambil barang / produk lain sambil mengumpulkan mood, bendanya bisa apa saja. Apa yang ada, yang penting bisa membangkitkan mood. Saya inget punya lemon di kulkas, lalu saya ambil. Sambil mengumpulkan mood setelah beberapa kejadian memporak porandakan perasaan dan pikiran. Lalu saya tiba-tiba dapat pencerahan, teringatkan pada sebuah idiom : When life gives you lemon, make lemonade.

Saya duduk untuk beberapa saat, memandangi layar kamera dan juga lemon dan limun yang ada di meja. Betapa Allah maha baik ya, hal sederhana yang sering saya lakukan saja bisa jadi sarana buatNya untuk membuat saya lebih baik, di atas itu. Saya tercerahkan.

Ketika hidup memberikanmu rasa pahit, buatlah itu menjadi terasa manis.
Iya juga ya, pahit manis kan kita yang bikin sendiri, bahkan hal buruk sekalipun selalu ada hal baik di dalamnya. Dan lagi jika dikaitkan dengan kepercayaan, tidak mungkin Tuhan memberikan cobaan di luar kemampuan hambanya untuk menjalaninya, beban yang Tuhan berikan selalu dalam kapasitas umatNya, hanya saja bisa kita tahankan tidak.

lemonade, blogger, photographer
Lemon ( Photo by me – yasinta astuti )

Selain pencerahan dari studio, lemon dan limun. Saya jadi flashback, betapa Allah maha baik, jadi selama hamil saya ( katanya ) jadi pribadi yang baik sekali haha ( tolong jelaskan emang dulunya aye kurang baik ya bang ) wkwkwk
Baik dalam arti, ga terburu-buru, santai, easy going, mudah bahagia  ( walau agak sensitif pas hamil awal ) dan kalem menanggapi masalah. Sebelumnya saya orang yang yaa gitu deh, kalau punya masalah dipikirin banget. Betapa hamil Asha kemarin saya mengalami banyak perubahan dari segi psikis *miss you Ash :’)
Lalu saya kehilangan Asha, jangan ditanya rasanya seperti apa. Itu semacam kepahitan yang paling pahit yang pernah saya rasakan, sakit sesakit-sakitnya. Tapi bukan berarti saya tidak bisa mengecap manis bukan ?
Kehilangannya bukan berarti saya harus kehilangan pencerahan dan perubahan itu kan ya, spirit of you Ash.

Manis akan terasa manis setelah mengecap yang pahit.

Jadi kehilangan dan beberapa kejadian hidup yang pahit itu mengajarkan saya banyak hal, lebih menghargai waktu pada intinya. Saat ini adalah hal yang paling berharga yang pernah saya miliki, saya mau buat semanis mungkin untuk orang sekitar saya, especially iioo dan papi juga orang – orang terkasih.
Lalu ada saya ingat ada chat dari seorang teman, chat ke sekian yang dan membuat hati saya bergetar ” Tuhan ingin menangguhkanmu Tha, jadi ia beri kamu kesedihan ” ahh iya juga ya kenapa saya meragukan diri saya sendiri *maafkan mami kemarin – kemarin ya iioo.

lemonade, blogger, photographer
when life give you lemons, make lemonade

Dan thank idiom “ When life give you lemon, make lemonade ” berhasil membuat saya back on track, berpikir positif and see the bright side.

Saya sudah bisa membuat lemonade dari lemon.
Pahitnya masih ada, tapi saya nikmati saja.
Masalah hidup hadapi saja, nanti pasti lewat dengan sendirinya.
Saya ( masih ) berusaha menerima dan menjadi pribadi yang mudah bahagia. Kamu pasti sudah bahagia kan Ash.

Thank you for being my lemonade Ash. 
You’re in my heart and in my pray, as always. 

Salam lemonade,

yasinyasintha.com

6 thoughts on “When Life Gives You Lemon, Make Lemonade!

  1. Kalo hidup dikasinya gula terus-terusan takut diabetes kan maaak.. Makanya kadang-kadang pasti kita dikasih asamnya lemon yaaa. Biar balance :’) Semangat terus yaaaa mak Yash :*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *