Persalinan Caesar VS Normal Bagi Imun Anak

yasinta, blogger bandung, blogger bdg

Yasinyasintha.com – Persalinan normal atau caesar adalah metode persalinan pilihan bagi Ibu untuk melahirkan buah hati ke dunia. Sayangnya, karena beberapa pertimbangan bisa saja si Ibu harus melahirkan anak dengan metode sectio atau caesar, dampaknya bukan hanya pada Ibu saja ternyata melainkan anak pun bisa kekurangan bakteri baik yang bisa didapatkan jika dari metode normal.

Persalinan Caesar dari Kaca Mata Ahli

Saya beruntung bisa melahirkan anak-anak saya dengan normal, dan saya pribadi selalu kagum pada Ibu yang bisa melahirkan dengan caesar, mengingat butuh waktu pemulihan yang katanya lebih lama. Saya kembali beruntung, karena bisa bergabung kembali bersama Nutriclub_id untuk webinar bersama para ahli dengan topik yang menarik, persalinan caesar dan imunitas anak.

Hadir bersama kami, Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal DR. dr. Ali Sungkar, SpOG(K) yang menyatakan bahwa setiap ibu memiliki kondisi yang berbeda. “Dalam banyak kasus, operasi caesar adalah prosedur yang menyelamatkan jiwa dan bisa jadi pilihan tepat untuk seorang ibu dan anaknya. Faktor medis seperti: paritas, panggul yang sempit, ketuban pecah dini, pre-eklamsia, janin terlalu besar, kelainan letak janin, dan janin kembar, serta faktor non medis seperti kondisi psikis ibu bisa meningkatkan risiko melahirkan secara caesar. Keputusan tindakan persalinan caesar harus melalui prosedur medis, mulai dari informed consent dan pemberian edukasi mengenai manfaat dan risiko operasi caesar karena metode caesar pada persalinan dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang,” jelas dr. Ali.

yasinta, parenting, blogger

“Metode persalinan dapat menentukan jenis mikrobiota yang nantinya akan menghuni usus anak. Anak yang lahir secara pervaginam akan dikolonisasi oleh bakteri vagina dan feses Ibu, termasuk Lactobacillus dan Bifidobacterium. Sedangkan anak yang lahir secara caesar, proses kolonisasi mikrobiotanya terpengaruh faktor eksternal sehingga terjadi ketidakseimbangan mikrobiota usus. Kolonisasi mikrobiota usus merupakan hal yang krusial dalam menjaga kesehatan bayi. Paparan pertama dengan komunitas mikrobiota maternal (vagina, feses, ASI, mulut dan kulit) akan menentukan kematangan usus, perkembangan metabolik dan imunologi serta konsekuensi status kesehatan jangka pendek dan jangka panjang,” tambah dr. Ali.

Menurut beliau ada setidaknya 5 alasan paling sering dilakukannya persalinan caesar, diantaranya :
– Berdasarkan permintaan
– Seksio sesaria berulang
– Persalinan tidak maju ( Distosia )
– Presentasi fetus abnormal seperti bokong, lintang, posisi tali pusat
– Gawat janin

Maka persalinan caesar bisa jadi satu-satunya cara menyelamatkan ibu dan buah hati, tidak semua kondisi mengizinkan Ibu melahirkan dengan normal, jadi kembali pada hal terpenting : Ibu dan buah hati lahir dengan sehat dan selamat.

Apa Kata Dokter Spesialis Anak Tentang Imunitas Anak yang Dilahirkan Caesar ?

Di kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastro Hepatologi Prof. Dr. Moh. Juffrie, SpA(K), PhD menjelaskan mengenai pengaruh perbedaan mikrobiota usus terhadap kesehatan anak. “Kelahiran merupakan titik yang menentukan sistem kekebalan tubuh untuk kehidupan di masa depan. Mikrobiota saluran cerna mengandung jutaan mikroba yang dianggap penting untuk mengembangkan sistem imunitas tubuh. Sementara itu, pada persalinan caesar terjadi ketidakseimbangan mikrobiota dalam sistem gastrointestinal yang memicu risiko terjadinya gangguan imunitas, termasuk alergi terhadap makanan,” Prof. Juffrie.
Bahkan sebuah penelitian menunjukkan anak lahir caesar butuh waktu enam bulan untuk mencapai mikrobiota usus yang serupa dengan anak lahir normal sehingga anak lahir caesar memiliki risiko lebih tinggi terhadap berbagai gangguan sistem imunitas.

Awal kehidupan hingga usia 3 tahun merupakan jangka waktu penting pada anak untuk mengembalikan profil mikrobiota menjadi seimbang. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian ASI eksklusif, karena ASI mengandung lebih dari 200 spesies mikroorganisme yang dikenal sebagai probiotik dan human milk oligosaccharides atau yang dikenal sebagai prebiotik. Kombinasi probiotik dan prebiotik yang bekerja sinergis dan memberikan efek, dikenal juga dengan Sinbiotik, dapat membantu mempercepat kolonisasi bakteri baik dan meningkatkan jumlah bakteri baik seperti Bifidobacterium pada Si Kecil yang lahir secara caesar. Hal ini dapat membantu meningkatkan sistem imun selama dua tahun pertama kehidupan serta menurunkan risiko anak mengidap penyakit alergi,” tambah Prof. Juffrie.

Jadi anak-anak yang dilahirkan caesar tentu akan lebih baik mendapatkan ASI ekslusif untuk mengejar ketertinggalannya pada jumlah bakteri baik yang tidak didapatkan pada proses kelahirannya.
Dr Ali maupun Prof Juffrie kembali mengingatkan, bagi para ibu yang memutuskan untuk persalinan caesar maka konsumsi prebiotik dan probiotik harus lebih diperbanyak lagi, agar anak mendapatkan sinbiotik sejak dalam kandungan.

parenting, chyntia lamusu

Dalam webinar ini, hadir pula celeb mama yang mempersiapkan proses kelahiran caesar pada anak kembarnya. Beberapa kondisi menjadi pertimbangan untuk kemudian melahirkan dengan caesar. Ia menambahkan jika orang tua tak boleh berhenti belajar untuk menggali banyak informasi untuk perkembangan buah hati.
Ia juga menambahkan, para ibu harus mencari support system yang baik untuk mendukung persalinan menyambut buah hati, tumbuh kembang anak, proses perjalanan merawat anak dan menghadapi berbagai tantangan yang mungkin datang.

Test Potensi Caesar

yasinta, blogger bandung, blogger bdg

Kabar gembira bagi mom to be nih, yang sedang deg-deg ser menunggu kelahiran buah hati, Nutriclub akan meluncurkan Tes Potensi Caesar untuk membantu orang tua mengenali faktor risiko kelahiran caesar sejak awal dan mempersiapkan yang terbaik untuk menyambut buah hati.

Orang tua tentu harus mempersiapkan dukungan komposisi mikrobiota yang sehat untuk mengoptimalkan sistem imunitas anak di masa depan.

Semangat selalu ya kita para Ibu hebat, jangan lupa untuk mengunjungi www.nutriclub.co.id untuk informasi seputar kehamilan, persalinan, pasca persalinan dan untuk tumbuh kembang anak. Follow juga ya instagramnya @nutriclub untuk informasi – informasi menarik lainnya!

One thought on “Persalinan Caesar VS Normal Bagi Imun Anak

  1. Dulu aku melahirkan Cesar, 2-2 nya, tapi jujur Krn permintaanku , bukan Krn ada masalah. Krn waktu itu ga ngerasa yakin aku bisa menuhin permintaan mama mertua yg melarang utk ga triak, dan harus tetep tenang walo kesakitan. Gara2 itu aku lgs kontak dokter kandunganku, dan minta kelahiran Cesar :D. Setidaknya aku yakin bisa menahan sakit operasi setelahnya, tapi aku ga yakin seperti apa sakit lahiran normal. Jd drpd aku telanjur triak kesakitan, mnding Cesar aja 😀

    Tapi Alhamdulillah anak2ku g ada yg alergi sih mba, padahal mereka ga asi juga. Tp bisa jd Krn aku rajin konsumsi probiotik dan prebiotik pas hamil yaa. Dokterku sepertinya udh paham wktu itu, Krn dari awal kehamilan aku udh minta Cesar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *