#RandomMeTime Hunting Voucher di Fave Lalu ke In Perfection,Yay or Nay ?

review fave, review in perfection

Yasinyasintha.com – ” Ngakak ga sih sha inget tadi?” kata saya lalu kami berdua tergelak tawa mengenang sejam yang lalu niat me time berakhir ambyar. Bagaimana tidak, saya dan Raisa iseng cari voucher lewat aplikasi Fave. Itu loh aplikasi yang menyediakan voucher-voucher promo dari berbagai kategori, daripada sekedar nongkrong. Jadilah kami berdua sering berburu voucher murah secara random, kali ini ke In Pefrection Halmahera Bandung.

Disclaimer : post ini merupakan pengalaman pribadi, voucher yang didapat adalah menggunakan dana pribadi dan post ini adalah tulisan berbagi semata, pengalaman dan hasil bagi setiap orang bisa berbeda-beda.

Pengalaman ke In Perfection Bandung

Lokasinya di Jalan Halmahera Bandung, dekat pusat kota. Saya dan Raisa janjian di sana dan alhamdulilah bisa dadakan booking di sini walau tertulis di ketentuan voucher harus reservasi sehari sebelum. Mungkin karena kami pergi di hari yang biasa, akan lain cerita jika akhir pekan.

Lokasinya berada di Halmahera Building, Jalan Halmahera no. 2 Bandung. Ini kali pertama saya dan Raisa ke sini, dan kami berdua ke sini karena ide saya. Berhubung pernah melihat review seorang teman Blogger yang melakukan treatment ke sini, huh dasar ya wanita gampang sekali tergoda, wkwkwk.

Review aplikasi Fave
Udah beberapa kali beli voucher mumer di Fave nih

Bukan kali pertama saya menggunakan Fave untuk hunting voucher murah, pernah beberapa kali dan berhasil dengan memuaskan. Bayangkan saya saat melihat harga Rp. 750.000 yang dicoret lalu menjadi Rp. 99.000, uwooow langsung cring banget ke mata. Pengen dong cobain treatment seharga itu, secara kalau pake dana pribadi sekali treatment 750K, saya masih perlu nabung dan mikir dulu haha.

Fave apps review, in perfection review
Nah ini dia treatmetnt yang saya dan Raisa pilih

Sampai di In Perfection, kami disambut dengan ramah. Dan berhubung baru buka ( jam 10-11an ) jadi kami langsung dipersilakan bertemu dokter. Kami tak dipanggil sendiri-sendiri melainkan bersamaan ( agak weird sih ini hehe ) mungkin untuk mempersingkat waktu ya lagi pula memang bisa keliatan juga sih kami masih gemes-gemes gimanaaa gitu *plak ! haha.

Dokter ini kemudian menjelaskan mengenai treatment yang kami pilih, yakni berupa serangkaian treatment : 1X Glowing Facial + PDT + Peeling + Mask + Serum + Konsultasi Dokter. Masuklah kami ke ruangan treatment, beautycian ya baik banget dan menjelaskan mengenai step – step yang akan dilakukan. Fyi, kami start pukul 11.00 dan sebelum mulai wajah kami difoto terlebih dahulu dari sisi depan dan samping menggunakan handphone, katanya sih untuk data dokter.

in perfection halmahera treatment
Saya candid pake hape juga sih ini motret Raisa yang lagi difoto hehe

Saya dan Raisa sebelahan dan tidak mengganti baju dengan kemben seperti biasanya. Wajah kami dibersihkan dan kami dijelaskan bahwa facial di sini tidak menggunakan manual melainkan 100% alat, jadi tidak terasa sakit dan untuk menjaga ke-higienis-an kulit juga. Oke lah, hanya sekitar 10 menit lalu selesai lalu beautyciannya sempat pergi, kemudian datang lagi untuk meminta tanda tangan kami untuk surat persetujuan tindakan yang mungkin beresiko menyebabkan kulit bereaksi setelahnya, yowis tanda tangan bae soalnya kulit saya juga termasuk kulit badak haha.

Kami tiduran lagi, lalu dilakukan peeling menggunakan cairan yang dioleskan. Rasanya agak krinyis-krinyis agak perih. Fix lah ini kulit matiku banyak kali ya, beberapa saat kemudian terapis datang membersihkan wajah kami, step selanjutnya adalah masker. Bagian ter-shock sih di hari itu soalnya seumur hidup baru nih denger masker mumi. Yap MASKER MUMI !!

Gimana ya, di bagian ini agak kecewa sih, soalnya pas dijelaskan stepnya. Beautycian menjelaskan mengenai masker yang digunakan adalah masker peel off, yang dibayangan saya adalah ala-ala sheet mask seger gitu. Tapi ini jadi catatan juga sih, dont expect too much apalagi cuma bayar 99K doang, haha.

So masker mumi ini menarik ya, and hope you get the point because i’m not, hahha. Jadi masker mumi ini adalah perban yang katanya sudah mengandung serum. Maskernya menutupi mata dan mulut ( mirip mumi ) lalu beautycian akan mengoleskan masker biasa di atas perban tersebut. Jangan kaget ya liat fotonya, karena saya pun kaget pas liat, haha.

masker mumi in perfection, review klinik in perfection
Serem ga sih, aku sih iya ^^

Maskernya lalu diangkat. Peel off dari perbannya, dan sisa maskernya dibersihkan. Lalu step terakhir adalah PDT ( Photodynamic Therapy ) ada alat menyerupai wajah dan ditempelkan tepat di atas wajah. Mata kita ditutup pake kapas gitu, sinar yang dipilihkan untuk saya adalah merah katanya sih untuk stimulasi kolagen, sedangkan Raisa pake warna biru untuk acne.

PDT Mask
Entah apa yang terjadi sampai tanganku begitu posisinya haha, semacam semedi gitu ya :))

Selesai itu kami berdua dipakaikan sunscreen dan difoto ( lagi ) dan dipersilakan ke depan. And yaps, belum sampai satu jam treatment sudah selesai, jadi jam 12 kurang saya dan raisa sudah meninggalkan In Perfection. Agak bingung dan ngakak aja sih, tempatnya sendiri cukup bagus dan nyaman menurut saya. Sebelum pulang, saya dan Raisa minta difoto dulu berdua. Ini mah ritual kita beud dah setiap abis me time bareng.

raisa - yasinta
foto dulu sebelum pulang

Over all gimana, yay or nay ? Gini, gini… Kalau dilihat dari Rp. 99.000 nya oke lah mayan, but kayanya nay sih karena jujur aja kalau treatment wajah suka banget di bagian massage wajah. Emang dasarnya pecinta pijat juga jadi dengan nominal segitu saya sepertinya ga akan repurchase treatment yang sama di tempat yang sama, dan mau coba di tempat lain karena masih banyak yang cukup menggoda juga.

Secara pribadi agak sayang juga nih kalau bayar tanpa Fave dengan nominal Rp. 750.000 lalu dapet treatment dengan durasi sependek itu. After treatment pun di SAYA ( di saya yaa ), tidak terlihat atau terasa apa-apa seperti lebih kenyal atau lebih cerah. Dan di Raisa malah katanya jadi bruntusan, feeling guilty sih karena saya yang ngajak nih, huhu sorry Shaa.

Setelahnya no hard feeling, persepsi puas ga puas dan cocok ga cocok bagi setiap orang terhadap sebuah treatment kan emang beda- beda ya. Kami lanjut cari makan meneruskan waktu jalan berdua kami. Naik gojek dan hunting jajanan ke daerah jalan Kemuning Bandung. Raisa menikmati mie ayamnya, saya menikmati lumpia Semarang. Nyesel? Engga lah, kita masih ketawa-ketawa sambil mengingat masker mumi tadi.

In the end, saya masih tetap instal aplikasi Fave ini kok, apps ini bantu banget buat hunting voucher murah – murah yang menarik. Next coba hunting voucher makan aja kali ya biar ada pengalaman baru lagi, masa treatment mulu hehe.

Ahh, kemana dan coba apa lagi yaa nanti.

3 thoughts on “#RandomMeTime Hunting Voucher di Fave Lalu ke In Perfection,Yay or Nay ?

  1. Mungkin ga sih mba step treatment ada yg dikurangin Krn murah bgt begitu? Aku jg males sih kalo udh bayar mau mahal ato murah, tp durasinya terlalu pendek. Mnding cari tempat lain :D. Aku udh lama bangetttt ga pake fave ini lagi. Dulu sering beli voucher makan, tp kalo treatment emang ga pernah

    1. Iya aku juga seringnya beli jajanan kaya donat atau apalah karena emang lebih murah. Cuma pas ini aja nih zonk banget >.<

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *