yasinyasintha, yasinta astuti, blogger
story

Tetap Berjiwa Muda dan Berkarya di Usia 40 Tahun Nanti

February 12, 2018

Yasinyasintha.com – Ada terbersit sebuah pertanyaan besar sebelumnya, apakah saya akan sampai pada usia 40 nanti ? Mari berprasangka baik, bahwa Allah akan memberikan saya dan keluarga umur yang panjang, sehat lagi berkah.
Usia 40, 13 tahun lagi. Semua keadaan pasti akan berubah terutama soal anak. Saat itu berarti iioo sudah berusia 17 tahun, dan bayi diperut yang lahir tahun ini berusia 13 tahun. Keadaannya pasti sangat berbeda dengan sekarang, rumah pasti rapi dan bersih selalu juga saya dan papi akan punya banyak sekali waktu untuk bersama berduaan saja kembali, seperti masa – masa penjajakan dulu. Usia 40, ahh saya benar – benar membayangkannya.

Apa yang ingin saya lakukan saat usia 40 nanti ?

  1. Berpetualang Bersama Papi
    Usia saya dan papi yang hanya terpaut satu tahun dan itu membuat saya dan papi punya visi yang sama. Selain itu saya dan papi sedari dulu senang sekali berpertualang dan jalan – jalan. Tipe jalan – jalan yang get lost dan eksplor, di usia 40 tahun nanti saya ingin sekali berpetualang lagi dengan papi dan menjejakkan kaki di tanah yang baru, pada tempat yang berbeda. Papi akan asyik motret saya, sedang saya bakal asik jajan ( haha ) atau mungkin sebaliknya. Saya dan papi pernah membahas ini, cita – cita terbesarnya adalah mengajak saya keliling dunia jalan – jalan seru, ya usia 40 tahun nanti ya pih. Kita akan punya petualangan besar nan seru lagi bersama – sama. Aamiin
  2. Menjadi Sahabat Anak

    Ga bisa bayangin bagaimana iioo pas usia 17 tahun nanti, it means dia bujang ya dan pasti ganteng ( hehehe ). Saya suka membayangkan banyak hal dan belum apa – apa sudah membuat saya dilanda rindu dan ingin memeluk iioo sebanyak dan sesering mungkin saat ini. Saat saya usia 40 nanti, akankah iioo mengajak saya bicara sebanyak sekarang. ” Mami, mami adalah sahabatku. Kesayanganku ” kalimat tersebut sering saya dengar sekarang dan begitu saja terlontar dari mulut mungilnya, sembari memeluk atau gelayutan pada saya. Saat nanti remaja nanti, saya ingin menjadi sahabat iioo dan semoga saja saya tetap menjadi orangtua yang menyenangkan untuk diajak bicara, semoga saja iioo tetap memiliki kalimat tadi di hatinya. Bahwa saya adalah sahabatnya.
  3. Belajar Lagi dan Membumi
    Sejujurnya, ini keinginan saya sebelum berusia 40. Secara spesifik saya ingin sekali bisa mempelajari bahasa asing entah lewat kursus atau kuliah lagi nanti. Sering berpikir, aneh ga ya kalau saya kuliah di usia yang sudah tidak muda lagi nanti ( haha ) jadi saya punya rencana dan didukung penuh oleh papi. Sebelum usia 40, begitu ada kesempatan saya akan belajar bahasa asing. Mulai dari melancarkan bahasa inggris dan mempelajari bahasa baru seperti bahasa arab, bahasa jepang, bahasa mandarin, bahasa perancis. Pokoknya belajar bahasa, karena saya yakin dengan belajar lagi, menguasai bahasa lain selain bahasa ibu kita akan lebih membumi. Punya banyak cara untuk membumi, bertemu dengan orang lain dan membumi. Aaa… Can’t wait !Baca juga : Kisah Me Time Sederhana Ala Saya 
  4. Menulis Buku
    Yang ini seperti mimpi, saat punya banyak waktu nanti saya ingin mencari kesempatan atau menemukan kesempatan untuk menulis sebuah buku. Buku apanya belum kepikiran, entah itu fiksi atau seperti catatan perjalanan. Yang sering terbersit sih membuat buku foto dan cerita serial petualangan perjalanan, saya yang nulis dan papi yang motret dan bermimpi bisa jadi buku yang seru dan menginspirasi serta menghibur pembacanya. Walau masih sebatas mimpi, saya sudah bisa membayangkan judul salah satunya akan berbunyi ” 30 Hari Keliling Asia ” whoaaah kereen kan. Doain ya, semoga beneran bisa tercipta.
  5. Jadi Penjahit 
    yasinyasintha, yasinta astuti, blogger
    Saya dan mesin jahit tercinta

    Duduk dengan suara mesin yang halus, menyambungkan satu kain dengan lainnya dan menjadikannya sebuah pakaian. Bisa menjadi penjahit adalah keinginan terbesar saya, karena saya menemukan diri saya sangat bahagia berada dalam kegiatan ini. Dari sejak seminggu menikah dengan papi pun saya sudah memiliki mesin jahit sendiri, sayang belum punya banyak waktu untuk benar – benar menjahit dari nol. Belum punya banyak waktu dan kesempatan juga jalan untuk mengikuti kursus jahit, saat saya menulis ini. Mesin jahitnya ada di sebelah saya, lengkap dengan kabelnya yang terpasang dan tinggal dihidupkan. Sayangnya saat ini, mesin jahit ini lebih sering dikuasai iioo yang menganggapnya sebagai kereta api hihi.

Saya baru bisa list 5 hal utama dan membayangkan itu saja saya sudah sangat bahagia betul dan itu juga jadi motivasi untuk saat ini. Bagaimanapun hal – hal yang terjadi di masa depan adalah buah dari usaha dan tindakan kita hari ini bukan, dan menuliskan hal – hal di atas saya menjadi keep on track lagi agar di usia 40 nanti benar – benar tercapai yang saya lakukan. Utamanya untuk iioo dan adiknya kelak dan juga untuk papi dan tentu saja bagi saya pribadi.
13 tahun lagi menuju 40 tahun, bukan waktu yang panjang untuk saya meniti pijakan agar usia 40 tahun nanti terasa benar – benar indah, dan bukan waktu yang sebentar juga untuk kemudian melupakan masa kini. So all i need is focus and enjoy every moment, terutama sama iioo nih. Keburu dia bujang hihi.

Kamu sendiri bagaimana ? Punya mimpi atau harapan apa di usia 40 tahun nanti ? Share juga ya.

Blogpost ini diikutsertakan dalam Post Tematik yang diadakan oleh Kumpulan Emak Blogger (KEB)  

Only registered users can comment.

  1. Semoga tercapai impiannya semua yaaa Mbak Yasintaa, jadi sahabat Mas Iio, jadi penjahit profesional yang cetarrrrr membahana, semoga saya sanggup pesan yaa waktu itu pasti Mbak Yasinta udah hiiitsss. 😘

    1. Hihihi doakan ya, semoga betul – betul bisa jadi penjahit yang memuaskan pemesan. Cita – cita dari kecil deh rasanya itu 😀

  2. Teh Sinta aku mupeng sama mesin jaitnya udah lama pengen banget punya karena keinginan juga punya butik hahaha ngimpi dulu gpp yak semoga next bisa terealisasi sama kayak teh Sinta aamiin

  3. Aduduuu…sama nih impian bunda sama Herva yang pengen banget punya mesin jahit seperti itu. Belum sih tercetus ke anak-anak. Kalau udah pecah keinginan hati dan menimbulkan suara, pasti anak-anak pada berunding tuh mau kasih kado bunda mesin jahit idaman….#ngayal Yasintha, do’a bunda semoga selalu harmonis ya sampai anak-anak menjadi ABG bahkan setelah mereka berkeluarga — berdua tak terpisahkan sampai kakek ninen. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *