Percepatan Ekonomi Nasional Lewat Transaksi Digital

Bagaimana cara mendaftar QRIS

Yasinyasintha.com – Ada berapa uang cash di dompet Anda? Atau gini deh, perbandingan jumlah uang di dompet fisik dan digital Anda, lebih banyak yang mana? Saya yakin jawabannya adalah yang kedua, dompet digital Anda. Tak heran karena ini hal baru kini jadi hal lumrah, transaksi digital ada dimana-mana, semudah membuka smartphone dan scan QR code. Voila ! transaksi selesai.

Memilih Transaksi Digital

transaksi digital kini lebih dipilih karena mudah dan aman
Transaksi digital kian meningkat seiring dengan perkembangan teknologi

Arus teknologi memang tak bisa dibendung, terobosan demi terobosan dilakukan untuk mempermudah berbagai kegiatan, tak terkecuali di bidang ekonomi yang merupakan salah satu fondasi utama kehidupan berjalan. Begitu nyata dan cepat teknologi hadir perjalanan perekonomian, tak hanya bagi pelaku usaha tapi juga bagi konsumen.

Simak saja dalam berapa tahun terakhir, toko-toko yang tadinya dipenuhi oleh konsumen ketika mengadakan sale. Banyak berubah kini, tak jarang itupun didominasi oleh mereka yang merupakan jasptipers, metode belanja live tapi via grup whatsapp atau telegram. Ada pula alternatif lain seperti sibuk antri lewat gawai ketika flash sale atau live streaming toko.

Transaksi digital ini begitu indah jika kita bisa memanfaatkannya, begitu nyaman dan terasa lebih aman ketika kita terbiasa melakukannya. Perubahan akan selalu terjadi, entah hari ini, esok atau suatu hari nanti.

Arus teknologi bukan untuk dilawan, melainkan untuk diikuti agar tak sampai yang sudah diperjuangkan berakhir mati. Ahh, saya jadi ingat sebuat kalimat yang pernah saya baca, bahwa yang bisa bertahan bukanlah yang terkuat, melainkan mereka yang bisa beradaptasi.

Transaksi Digital dan Kemajuan Ekonomi Nasional

kemudahan pembayaran dengan scan QRIS saat membayar
Transaksi digital untuk kemajuan ekonomi nasional

2020 dengan segala fenomenanya, dilansir dari website katadata.co.id pada bulan Oktober 2020 saja pemerintah mencatat ada 2,7 juta UMKM yang mendigitalisasikan bisnisnya dalam 5 bulan terakhirnya selama pandemi corona, jumlah fantastis ini sudah melampaui target yang mulanya dua juta pelaku usaha. Bisa dipastikan jumlah lebih banyak tentu saat ini.

Mungkin kita tak mengira segalanya akan berubah secepat ini. Tapi bukan manusia namanya jika tak punya akal untuk bertahan sejauh ini, kemampuan manusia beradaptasi membuatnya berada di atas rantai mahkluk hidup. Teknologi ini menggerakan banyak sekali roda, dari usaha besar yang menggurita, hingga UMKM yang bisa lebih berkembang.

transaksi digital mampu membangkitkan ekonomi nasional karena pelaku usaha kecil menengah lebih bisa melebarkan sayap
Pedagang Bakmi dekat rumah yang kini kian ramai sejak menjadi bagian dari transaksi digital

Di dekat rumah saya, ada kedai bakmi langganan yang kini bisa menikmati keindahan teknologi. Pesanan masuk, kurir instan datang, bayar dengan e-money, dan selesai. Petani di kampung dekat rumah saya juga sama, mereka bisa menitipkan jualannya ke toko online yang menjual sayur dan buah, juga membuka toko sendiri di aplikasi Grab/Gojek alih-alih menjajakan keliling dari kampung ke kampung dengan tanggungan yang beratnya tidak sedikit. Kelebihannya, bisa menjangkau lebih banyak pembeli juga.

Baca juga : Cek Kelebihan dan Cara Mengaktifkan Travelokas Paylater Card 

Ada pula analisis dari Aino Indonesia terhadap pola pembayaran yang dilakukan masyarakat, yang selama pandemi ini transaksi digital dikatakan menembus angka 56 persen, artinya transaksi digital kian diminati karena dinilai lebih aman dan praktis.

Survey dari MarkPlus. Inc mencatat peningkatan belanja online sebesar menjadi 28,9% di masa pandemi, dan Redser mencatat setidaknya 51% masyarakat yang baru pertama kali mencoba berbelanja online di masa pandemi.

“Bagaimana jika pandemi usai? Masihkah masyarakat memilih transaksi digital?”

Ya menurut prediksi Boston Consultant Group mengatakan bahwa justru pembayaran digital ini akan semakin diminati masyarakat 47% saat ini sampai 84% pada tahun 2025 mendatang di Asia Tenggara. Wah, fantastis ya.

Bisnis akan terjadi karena adanya supply dan demand. Kebutuhan transaksi secara digital kian diminati, tentu akan mendorong banyaknya bisnis baru dan lama kian berkembang dengan wajah lebih modern. Jika semua pelaku usaha melihat ini sebagai peluang besar yang tak boleh dilewatkan, maka bisa kita bayangkan bahwa perekonomian nasional kita akan kian membaik, bahkan bisa melesat karena didukung oleh teknologi, jangankan transaksi antar kota atau pulau, bahkan transaksi antar negara pun sangat mungkin dilakukan.

Baca juga : Menabung Emas Sebagai Investasi Cerdas

QRIS, Produk BI Dukung Kemajuan Ekonomi Nasional Berkepanjangan

menggunakan QRIS kita takan kesulitan saat harus membayar
QRIS hadir untuk mempermudah transaksi digital dan mendukung ekonomi nasional ( sumber : website Bank Indonesia )

Bekerja, belajar hingga belanja kini bisa dari ponsel pintar Anda. Ponsel tak hanya jadi alat komunikasi, lebih dari itu bisa support sebagai dompet digital. Belanja tinggal scan QR Code bukan main mudahnya, terima kasih pada Quick Response Code Indonesian Standard atau disingkat QRIS yang merupakan produk BI alias Bank Indonesia.

QRIS merupakan penyatuan semua QR code
Scan QRIS ilustration ( Source : freepik )

QRIS ini merupakan penyatuan dari berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran ( PJSP ) yang menggunakan QR Code. Ini diluncurkan oleh BI sebagai bentuk dukungan pengembangan industri sistem pembayaran bersama Bank Indonesia agar transaksi digital dengan QR code lebih mudah, cepat dan terjaga keamanannya. Perlu diketahui juga kalau semua PJSP tadi yang menggunakan metode QR Code wajib menerapkan QRIS.

QRIS yang sehari-hari kita temui akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan pembayaran non tunai dari sisi ritel. Melihat dari manfaatnya, baik bagi user maupun bagi merchant, dengan menggunakan QRIS keduanya akan sama-sama mendapat manfaatnya.

Manfaat Pembayaran dengan QRIS 

lomba blog feskabi 2021
Manfaat pembayaran dengan QRIS

Bagi Pengguna :
• Cepat dan kekinian.
• Tidak perlu repot lagi membawa uang tunai.
• Tidak perlu pusing memikirkan QR siapa yang terpasang.
• Terlindungi karena semua PJSP penyelenggara QRIS sudah pasti memiliki izin dan diawasi oleh Bank Indonesia.

Bagi Merchant
• Penjualan berpotensi meningkat karena dapat menerima pembayaran berbasis QR apapun.
• Meningkatkan branding.
• Kekinian.
• Lebih praktis karena cukup menggunakan satu QRIS.
• Mengurangi biaya pengelolaan kas.
• Terhindar dari uang palsu.
• Tidak perlu menyediakan uang kembalian.
• Transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat setiap saat.
• Terpisahnya uang untuk usaha dan personal.
• Memudahkan rekonsiliasi dan berpotensi mencegah tindak kecurangan dari pembukuan transaksi tunai.
• Membangun informasi credit profile untuk memudahkan memperoleh kredit kedepan.

Simak juga nih videonya, dengan QRIS : QR Code nya 1, Untungnya Banyak

Mendaftar Menjadi Merchant QRIS

Bagaimana cara mendaftar QRIS
Jadi bagian ekonomi nasional, gunakan QRIS untuk transaksi digital

Mendukung ekonomi digital di masa pandemi yang sedang, akan dan harus berkembang. Simak cara menjadi merchant QRIS atau menjadi pengguna QRIS.

Sebagai Merchant
• Apabila belum memiliki account, buka terlebih dahulu dengan datang ke kantor cabang atau mendaftar online pada salah satu PJSP penyelenggara QRIS yang berada terdaftar disini.
• Lengkapi data usaha dan dokumen yang diminta oleh PJSP tersebut.
• Tunggu proses verifikasi, pembuatan Merchant ID dan pencetakan kode QRIS oleh PJSP.
• PJSP akan mengirimkan sticker QRIS.
• Install aplikasi sbg merchant QRIS.
• PJSP melakukan edukasi kepada merchant mengenai tata cara menerima pembayaran.

Sebagai Pengguna
  • Apabila belum memiliki akun, maka anda harus registrasi terlebih dahulu mengunduh aplikasi salah satu PJSP berijin QRIS yang terdaftar
  • Lakukan registrasi sesuai prosedur PJSP tersebut.
  • Isi saldo pada akun anda.
  • Gunakan untuk melakukan pembayaran pada merchant QRIS sesuai petunjuk di aplikasi anda.
  • Bukan aplikasi, cari icon scan/gambar QR/pay, scan QRIS merchant, masukan nominal, masukan PIN, klik bayar, liat notifikasi.

Kesimpulan

pembayaran dengan scan qr code lebih mudah dan aman bebas kontak
Pembayaran dengan Scan barcode lebih aman dan bebas kontak fisik

Melansir dari website BI, pengguna QRIS sendiri yang mencapai 5,8 juta merchant dengan 84% diantaranya merupakan UMKM membuktikan QRIS diterima dan berjalan dengan baik pada pelaksanaannya. BI sendiri selalu berkomitmen untuk terus mengembangkan UMKM agar dapat berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional setelah pandemi.

Baca juga : Mesin EDC SPOTS, Mudahkan Transaksi Penjual dan Pembeli

Bank Indonesia melalui QRIS mewujudkan inisiatif Indonesia dalam menyongsong ekonomsi digital karena transaksi digital masih terus akan berkembang sesuai dengan perkembangan teknologi.

Semoga ya, dan mari dukung transaksi digital yang sedang berkembang. Beritahu sebanyak mungkin UMKM terdekat Anda untuk mendaftar sebagai merchant QRIS, dan Anda sebagai konsumen pun sama, mari mendaftar menjadi pengguna QRIS demi kenyamanan juga keamanan transaksi, dengan ini kita telah menjadi bagian dari transaksi digital untuk turut meningkatkan ekonomi nasional.

yasinta astuti adalah seorang blogger dan fotografer asal bandung yang memiliki blog yasinyasintha.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *