5 Tips Photography With Phone

Yasinyasintha.com – ” It’s not the camera but who’s behind the camera “ saya setuju ini, terutama pada masa sekarang saat kamera pada telepon genggam pintar sudah segitu bagusnya, pengaturan yang mudah dan segala macam filter instan yang tersedia. Soal kualitas ? Jangan ditanya, beberapa sudah hampir setara dengan kamera profesional.

Lalu mengapa handphone (1) ? Mungkin alasan utama adalah dari segi kemudahan, tinggal keluarin, bidik dan jepret. Selalu dibawa pula kemana pun kita pergi, sedangkan untuk kamera. Kamu harus niat jika belum terbiasa, mengosongkan memori, charge batre, sedia lensa dan pretelan lainnya jika dibutuhkan.

Mengapa handphone (2) ? Karena kamera yang bagus punya harga yang bagus pula, butuh effort untuk memilikinya kecuali kamu yang tajir melintir tinggal beli. Mengapa handphone (3) ? Karena handphone pun sudah cukup bagus asal kita mengenalinya, scroll lagi ke atas di awal blog post ini saya tulis : It’s not about camera, it’s who’s behind the camera.

Dan ini dia 5 Tips Fotografi Dengan Smartphone

  1. Pencahayaan, limitation smartphone is a lighting. Perhatikan arah datang cahaya, atur fokus sebaik mungkin pada bidang/area yang kontras. Jika kondisi cahaya tidak memungkinkan dan harus memilih. Pilih memotret dengan low exposure ( agak gelap ) daripada over exposure ( terlalu terang ). Menaikkan brightness, contrass, highlight jauh lebih mudah daripada menurunkan foto dengan exposure yang terlalu tinggi.
  2. Tentukan Objek, ini erat kaitannya dengan komposisi. Atur posisi objek sedemikian rupa juga cara pengambilan ( angel ). Posisi dan angel akan menentukan komposisi. Jika kamu hendak memotret OOTD, maka angel yang kamu pilih kemungkinan adalah eye view/ eye level dengan komposisi bisa beberapa rule of third, simplication, fill the frame dan lain sebagainya.
  3. Interaksi, buat fotomu bicara. Meskipun untuk keperluan blogging dan foto sebagai pendukung, pastikan foto yang kamu buat benar – benar bisa mendukung. Buat mereka yang melihat fotomu seolah bisa tau apa yang coba kamu sampaikan.
  4. Optimize Your Smartphone, seperti yang tadi saya tulis di atas, pelajari teknik dasar seperti pencahayaan, komposisi, angel, fokus dan exposure. Jika diperlukan, instal aplikasi pendukung untuk memotret seperti open camera.
  5. What’s Your Story, keberhasilan sebuah foto bukan melulu bagus tidaknya. Tapi juga konteksnya, seperti foto traveling. Foto dari travelingmu dianggap berhasil jika memang bisa menceritakan kembali cerita yang kamu alami, atau membuat mereka yang melihat bisa turut merasakannya. Ini tentang apa yang ingin kamu ceritakan lewat foto tersebut.

Jangan lupa untuk menambahkan watermark pada foto di blog kalian. Kalian bisa menggunakan canva atau snapseed, aplikasi paling mudah dan friendly untuk keperluan editing foto.

Salam jepret !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *