Kawasan Bersejarah di Bandung yang Cocok Jadi Tempat Liburan Anti Mainstream

wisata sejarah di Bandung bisa banget nih dan banyak juga anti mainstream

Bandung memang punya banyak sekali pilihan tempat wisata yang bisa kamu kunjungi. Jika sudah sering menjelajah wisata alam di Bandung yang memang tidak kaleng-kaleng, bagaimana dengan wisata sejarah dan budaya di Bandung? Sudah pernah belum?

Kawasan Bersejarah di Bandung Anti Mainstream

gedung merdeka atau gedung KAA adalah tempat bersejarah di Kota Bandung
gedung KAA Bandung – Sumber : Unsplash.com

Bandung merupakan salah satu kota penting di masa penjajahan hingga merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Ada banyak momen sejarah yang terjadi di kota ini. Ada banyak pula bangunan peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh hingga kini.

Nah, untuk liburan yang anti mainstream, kali ini coba main ke kawasan bersejarah di Bandung yang punya banyak bangunan-bangunan cagar budaya berikut ini dan rasakan dirimu seakan kembali ke zaman old.

1. Kawasan Asia Afrika (Grote Postweg)

Ada banyak sekali bangunan peninggalan masa kolonial yang masih berdiri kokoh di sekitaran Jalan Asia Afrika. Terletak di kawasan tengah kota membuat jalan ini sangat mudah diakses. Bahkan bisa dikatakan jika Jalan Asia Afrika menjadi salah satu spot paling hot untuk wisatawan maupun warga lokal liburan atau sekedar jalan santai.
Beberapa bangunan ikonik dan bersejarah yang bisa kamu temukan di Kawasan Asia Afrika adalah sebagai berikut:

● Gedung Societeit Concordia (sekarang Gedung Merdeka)

Gedung yang dibangun pada tahun 1898 ini memiliki arsitektur bergaya Art Deco yang memukau. Awalnya digunakan sebagai gedung pertemuan orang-orang elit Eropa, namun setelah kemerdekaan, gedung ini diambil alih pemerintah dan berubah menjadi Gedung Merdeka yang juga termasuk dalam kompleks Museum Konferensi Asia Afrika.

● Alun-alun Bandung

Dibuat sekitar tahun 1810 sebagai lapangan hijau terbuka. Lalu pernah menjadi lapangan sepak bola di tahun 1900-1905 dan 1914-1921. Setelahnya alun-alun ini ditanami bunga yang membuatnya terlihat seperti taman bunga. Baru di awal tahun 1980-an alun-alun menjadi taman sekaligus halaman Masjid Agung.

● Gedung Vigano

Dulunya dipakai sebagai pertokoan dan bangunannya didesain oleh arsitek terkenal saat itu, Eduard Cuypers. Awalnya bangunan ini memiliki atap kerucut namun diganti menjadi bentuk setengah lingkaran.

● Hotel Savoy Homann

Hotel ini sudah berdiri sejak 1871 dan terus mendapat perbaikan dari segi desain arsitekturnya. Pada awal berdiri hanya berupa rumah panggung dengan atap rumbia. Lalu pada tahun 1876 dirombak menggunakan arsitektur bergaya Romantic dan Baroq. Lalu di tahun 1929 hotel ini direnovasi menggunakan gaya Art Deco untuk eksterior dan interiornya. Hotel ini masih berdiri hingga kini dan menjadi salah satu bangunan hotel dengan desain unik yang bisa kamu jumpai di kawasan Asia Afrika.

2. Kawasan Braga (Bragaweg)

braga adalah salah satu jalan di bandung yang memiliki ciri khas dan nilai sejarah
Jalan Braga ( Sumber : Unsplash )

Jalan Braga memang sudah terkenal di kalangan wisatawan sebagai salah satu kawasan yang wajib dikunjungi jika ke Bandung. Di jalan ini masih terdapat banyak bangunan bergaya khas Belanda yang masih bisa ditemui.

● Restoran Maison Bogerijen

Restoran yang saat ini dikenal dengan nama Restoran Braga Permai ini masih berdiri di bangunan bergaya arsitektur tradisional Eropa. Bangunan ini dibangun sekitar tahun 1923 dan masih berfungsi sebagai restoran hingga saat ini.

● Toko Buku van Dorp

Toko buku yang dibangun pada tahun 1922 ini hadir dengan gaya Art Deco yang khas. Bangunan ini sempat dibiarkan kosong, namun kini gedung bekas toko buku ini menjadi Landmark Convention Centre.

Nah kan ke Bandung mana cukup sehari, emang harus nginep kalau di Bandung, rame-rame lebih asik karena bisa sekalian sewa rumah harian di Bandung agar puas.

3. Kawasan Bandung Tengah

gedung sate merupakan bangunan yang iconic di kota bandung
Gedung sate – Sumber : detik.com

Tempat wisata heritage di kawasan Bandung Tengah meliputi Kawasan Dago, Balai Kota Bandung, Jalan Riau dan juga Jalan Merdeka. Bangunan bersejarah yang masih bisa kamu temui di kawasan ini adalah sebagai berikut:

● Gedung Sate

Berada di Wilhelmina Boulevard (sekarang dikenal dengan Jalan Diponegoro) bangunan ini dibangun pada tahun 1920 – 1924 dan sekarang menjadi kantor Gubernur Jawa Barat

● Geologisch Laboratorium

Berada di Jalan Diponegoro dan dibangun tahun 1982

● Riouwstraat (Jalan Riau)

Hari ini, kita mengenal jalan ini dengan nama Jalan L.L.R.E Martadinata

● Rumah Dinas Direktur Gouvernements Bedrijven (GB)

Rumah ini  bergaya Neo Klasik yang begitu menawan. Kini menjadi gedung factory outlet bernama Heritage

● Flat Olcott Park

Gedung ini dulunya merupakan hotel terkenal di Bandung. Terletak di Jalan Merdeka, nama hotel ini berubah menjadi Hotel Pakunegara pada tahun 1950-an. Lalu pada akhir tahun 1980, Bandung Indah Plaza (BIP) dibangun di lokasi ini.

● Pieter Sijthoffpark

Dikenal dengan nama Taman Dewi Sartika merupakan taman tertua di Bandung yang dibangun pada tahun 1885.

4. Kawasan Jalan Otto Iskandardinata

otista bandung adalah singkatan dari jalan oto iskandar dinata yang memiliki nilai sejarah tersendiri
Bandung ( Sumber : Unsplash )

● Pasar Baroeweg

Sekarang dikenal dengan nama Pasar baru) dibangun pada awal tahun 1906. Dulu awalnya pasar ini menggunakan konsep pasar dengan bangunan permanen dengan jajaran toko dan kios. Lalu di tahun 2001 kawasan Pasar Baru direnovasi menjadi pusat pertokoan dengan arsitektur modern.

● Lapangan Tegallega

Dulunya dipakai untuk lapangan pacuan kuda, namun saat ini dijadikan taman umum dan tempat rekreasi. Di lapangan ini juga ada monumen Bandung Lautan Api untuk mengenang para pahlawan yang gugur dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Kesimpulan

travel di bandung dengan city trans dari traveloka

Sudah tidak sabar untuk melakukan wisata sejarah dan budaya di Bandung? Kamu bisa lho naik travel Cititrans untuk menuju Bandung dengan mudah. Naik Cititrans pesan di sini pakai Traveloka untuk memudahkan pembelian tiket agar liburan ke Bandung terlaksana. Selamat bepergian jangan lupa terapkan protokol kesehatan ya.

yasinta astuti adalah seorang blogger dan fotografer asal bandung yang memiliki blog yasinyasintha.com

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *